Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Tanggapan Pertamina Terkait Impor Energi dari Amerika Serikat
  • Berita

Tanggapan Pertamina Terkait Impor Energi dari Amerika Serikat

Agus Haryanto Juli 16, 2025
soal-impor-energi-dari-as-ini-tanggapan-pertamina

Tanggapan Pertamina Terkait Impor Energi dari Amerika Serikat

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) memberikan tanggapan atas kesepakatan terbaru hasil negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat. Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menekankan dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah.

Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan pasokan komoditas dari mitra Pertamina di AS. Fadjar menjelaskan bahwa komoditas tersebut mencakup minyak mentah (crude oil) dan Gas Petroleum Cair (LPG).

“Terkait volume dan nilai belum bisa disampaikan, karena proses negosiasi masih berlangsung dan terus berkembang,” ujarnya di Grha Pertamina, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Untuk LPG, lanjut Fadjar, Pertamina sudah melakukan pengadaan sejak 2024. Komposisinya mencapai 57 persen dari total impor LPG Pertamina dari AS. “Artinya sudah dominan, namun optimalisasi untuk peningkatan juga memungkinkan. Kami akan mengikuti proses negosiasi bersama pemerintah,” ungkapnya.

Baru-baru ini, Pertamina menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa mitra di AS mengenai optimalisasi pengadaan bahan baku minyak mentah untuk kilang-kilang di dalam negeri.

Menurut Fadjar, pembelian akan dilakukan secara bertahap bersama mitra dan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ia belum dapat memastikan apakah transaksi tersebut akan berlangsung tahun ini. Demikian pula dengan nama-nama mitra, ia tidak ingin menyebutkan perusahaan terkait.

“Karena ada kesepakatan di antara kita, bahwa skema bisnis yang digunakan adalah business to business (B2B), berbeda dengan skema antar pemerintah (G2G),” jelasnya.

Negosiasi untuk menyeimbangkan neraca perdagangan antara Amerika Serikat dan Indonesia telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Baru-baru ini, Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif impor sebesar 19 persen untuk barang-barang dari Indonesia, yang memunculkan wacana penyesuaian volume ekspor energi dari AS ke Tanah Air.

Continue Reading

Previous: Peningkatan 11 Persen, KAI Daop 4 Semarang Angkut 127,72 Ribu Ton Barang pada Semester I 2025
Next: Menteri PPPA Apresiasi Inovasi KDM Terkait 50 Siswa per Kelas, Perlu Diuji Coba

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.