Setelah 53 Tahun, Ayam Goreng Widuran Solo Gunakan Menu Non Halal, Manajemen Berikan Klarifikasi
BERITA TERBARU INDONESIA, SOLO — Setelah beroperasi selama 53 tahun, RM Ayam Goreng Widuran mengungkapkan bahwa mereka menggunakan bahan baku yang tidak halal. Padahal, kuliner yang terkenal di Solo ini sebelumnya menampilkan logo halal pada spanduk mereka. Diduga, alasan ketidakhalalan Ayam Goreng Widuran Solo adalah penggunaan minyak babi.
Manajemen RM Ayam Goreng Widuran belum memberikan penjelasan lengkap mengenai bagian mana dari bahan pangan yang membuat Ayam Goreng Widuran Solo menjadi tidak halal. Meski demikian, mereka menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan fakta bahwa menu Ayam Goreng Widuran Solo baru terungkap tidak halal.
Saat ini, semua outlet resmi Ayam Goreng Widuran Solo telah mencantumkan label non halal. “Kami menyadari bahwa hal ini menyebabkan keresahan di masyarakat. Sebagai langkah awal, kami telah mencantumkan keterangan NON-HALAL secara jelas di seluruh outlet dan media sosial resmi kami,” demikian pernyataan yang diunggah di akun @ayamgorengwiduransolo seperti dilihat BERITA TERBARU INDONESIA, Ahad (25/5/2025).
Dalam klarifikasi tersebut, manajemen Ayam Goreng Widuran Solo berharap diberikan kesempatan untuk memperbaiki dengan niat baik. “Kami berharap masyarakat dapat memberi kami ruang untuk memperbaiki dan membenahi semuanya dengan itikad baik. Hormat kami.”
