Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Teknologi DEF Efektif Kurangi Emisi Kendaraan Diesel
  • Berita

Teknologi DEF Efektif Kurangi Emisi Kendaraan Diesel

Rina Kartika Juli 4, 2025
teknologi-def-dianggap-efektif-tekan-emisi-kendaraan-diesel

Teknologi DEF Efektif Kurangi Emisi Kendaraan Diesel

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Indonesia terus menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan emisi dari kendaraan yang menggunakan bahan bakar diesel. Berbagai jenis transportasi seperti truk logistik, kendaraan pertambangan, bus kota, hingga kapal laut, menjadi penyumbang utama emisi nitrogen oksida (NOx), partikel halus (PM2.5), dan karbon dioksida (CO2) di udara.

Salah satu teknologi pengurangan emisi yang telah banyak diterapkan di seluruh dunia adalah penggunaan Diesel Exhaust Fluid (DEF), yang lebih dikenal dengan nama dagang AdBlue.

Cairan urea ini bekerja dengan disemprotkan ke sistem knalpot kendaraan diesel yang menggunakan teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk mengubah gas NOx menjadi nitrogen dan uap air yang tidak berbahaya. Teknologi ini telah menjadi bagian dari standar emisi Euro 4 hingga Euro 6.

Di Indonesia, penggunaan DEF belum meluas, meskipun standar emisi Euro 4 untuk kendaraan baru telah mulai diterapkan sejak 2022. Kurangnya pemahaman dan belum adanya kewajiban penggunaan DEF menyebabkan kontribusi kendaraan diesel terhadap pencemaran udara tetap tinggi.

Lebih dari 5 juta kendaraan diesel aktif digunakan di sektor logistik, transportasi umum, dan perkapalan. Potensi pengurangan emisi dengan DEF dinilai cukup signifikan.

“Pemerintah memiliki peran penting untuk mendorong penggunaan DEF secara luas, tidak hanya melalui regulasi, tapi juga dengan insentif, edukasi, dan kontrol distribusi,” kata Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Hasgara International, Fuad Adi Siswoyo, Jumat (4/7/2025).

Beberapa negara sudah lebih dulu menerapkan kebijakan ketat terkait emisi kendaraan diesel. Jepang, misalnya, mewajibkan penggunaan SCR dan DEF sejak diberlakukannya standar JP09. Korea Selatan melarang impor kendaraan diesel tanpa sistem SCR, dan Australia telah membangun jaringan distribusi DEF secara nasional sebagai syarat penerapan standar Euro 5 dan Euro 6.

“Jika Indonesia ingin mengejar target pengurangan emisi dan kualitas udara yang lebih baik, maka penerapan penggunaan wajib AdBlue pada kendaraan diesel baru dan yang sudah ada adalah langkah logis dan mendesak,” ujar Fuad.

Indonesia menargetkan net zero emissions pada 2060. Namun, upaya dekarbonisasi sektor transportasi saat ini masih berfokus pada elektrifikasi, sementara pengurangan emisi dari kendaraan diesel belum menjadi prioritas. Padahal, dalam jangka menengah, kendaraan diesel diperkirakan tetap dominan terutama di sektor logistik dan industri ekstraktif.

“Transportasi bersih bukan hanya soal kendaraan listrik, tetapi juga pengurangan emisi dari kendaraan diesel yang masih akan dominan selama 10 tahun ke depan,” ucap Fuad.

Ia menilai dukungan pemerintah dalam bentuk regulasi, kampanye publik, serta pengawasan distribusi akan menentukan seberapa cepat teknologi seperti DEF bisa diadopsi secara luas. “Tanpa dukungan tersebut, kita akan tertinggal dalam upaya menciptakan udara bersih dan mencapai target emisi,” tambahnya.

Sejauh ini, belum ada aturan yang mewajibkan penggunaan DEF di Indonesia. Kalaupun tersedia di pasar, distribusinya belum merata dan penggunaannya masih bersifat sukarela.

Dalam konteks kebijakan, DEF bisa disinergikan dengan program pemerintah seperti Langit Biru, program konversi energi, dan target net zero emission. Namun langkah tersebut memerlukan dorongan nyata agar tidak berhenti pada wacana.

Continue Reading

Previous: Bea Cukai Berhasil Menghentikan Penyelundupan 2,4 Juta Batang Rokok Tanpa Cukai di Gerbang Tol Banyumanik
Next: Naysila Mirdad Lakukan Penelitian untuk Perannya sebagai Dokter Paliatif di Film

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.