Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama
  • Sutiah, Sosok Peziarah Seratus Tahun dengan Bekal dari Hasil Pertanian
  • Agama

Sutiah, Sosok Peziarah Seratus Tahun dengan Bekal dari Hasil Pertanian

Siti Nurhaliza Mei 16, 2025
the-centennial-pilgrim-sutiah-rezeki-hasil-tani-jadi-bekal-ke-tanah-suci

Sutiah, Sosok Peziarah Seratus Tahun dengan Bekal dari Hasil Pertanian

Seorang wanita lanjut usia, Sutiah, yang telah mencapai usia seratus tahun, seharusnya sudah menikmati masa tua di kampung halamannya. Duduk santai di rumah dan disambangi oleh keluarga yang senantiasa membuatnya bahagia. Namun, Allah memiliki rencana lain baginya, mengundangnya ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah, pada kesempatan istimewa, musim haji 2025. Sutiah dikenal sebagai centennial pilgrim yang menarik perhatian banyak petugas haji karena usianya yang sudah mencapai tiga digit.

Walaupun sudah berumur lanjut, Sutiah Sunyoto masih mampu berjalan sendiri dan berbicara dengan jelas. Senyumnya yang cerah sering kali menghiasi wajah nenek yang kini berusia 107 tahun ini.

Sutiah menjadi bagian dari jamaah haji Indonesia tertua pada musim haji kali ini. Saat diwawancarai oleh Media Centre Haji, wanita berusia tiga digit ini masih tampak sehat dan tetap melaksanakan sholat di Masjid Nabawi. “Sehat,” ucapnya.

Berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa, Sutiah mengatakan tidak memiliki rahasia khusus mengenai kesehatannya dan umur panjangnya. “Mboten nopo-nopo biasa mawon (tidak apa-apa, biasa saja),” ujarnya sambil tersenyum.

Di rumah, ia biasa melakukan aktivitas mencabut rumput. Sebagai seorang petani, ia menjual hasil tanamannya seperti padi dan jagung untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dari hasil penjualan tersebut, ia juga menabung sedikit demi sedikit untuk berangkat haji.

“Nggeh nandur-nandur pari, yo jagung,” katanya saat diwawancara di hotel jamaah haji Indonesia.

Karena usianya yang sudah lanjut, ia dilarang oleh anak-anaknya untuk pergi ke sawah lagi. Hal ini bertujuan agar ia dapat lebih menjaga kesehatan dan mendapat perhatian lebih dari keluarga di rumah.

Continue Reading

Previous: Bea Cukai dan TNI Berhasil Gagalkan Distribusi 95.600 Batang Rokok Ilegal di Morowali
Next: Perjuangan Nera Menyeberangi Waduk Saguling untuk Bersekolah

Related News

berapa-banyak-emas-yang-akan-muncul-dari-sungai-eufrat-sampai-rasulullah-saw-peringatkan-umatnya
  • Agama

Jumlah Emas yang Akan Muncul dari Sungai Eufrat dan Peringatan Rasulullah SAW

Maya Lestari Agustus 12, 2025
  • Agama

Menentukan Makna Hidup: Kebahagiaan Dunia atau Akhirat? Pemikiran dari Buya Hamka

Andi Pratama Agustus 12, 2025
kisah-syahidnya-yasir-dan-sumayyah
  • Agama

Kisah Pengorbanan Yasir dan Sumayyah

Andi Pratama Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.