Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Sosial
  • THK Dompet Dhuafa: Mengembangkan Ekosistem Kurban di Pringsewu
  • Sosial

THK Dompet Dhuafa: Mengembangkan Ekosistem Kurban di Pringsewu

Agus Haryanto Mei 22, 2025
thk-dompet-dhuafa-membangun-ekosistem-kurban-dari-pringsewu

THK Dompet Dhuafa: Mengembangkan Ekosistem Kurban di Pringsewu

BERITA TERBARU INDONESIA, PRINGSEWU – Tak lama setelah memasuki area samping rumah Dwi Indarto, aroma pakan dan kotoran hewan langsung tercium. Di belakang rumah tersebut, terdapat kandang kambing dan domba yang sudah berdiri kokoh.

Kandang ini menjadi saksi perjuangan seorang peternak lokal yang sekarang turut berperan dalam ritual kurban. Tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, Dwi kembali menjadi mitra Dompet Dhuafa dalam program Tebar Hewan Kurban (THK).

Sebanyak 100 ekor kambing dan domba dari kandangnya di Desa Gading Rejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, akan menjadi bagian dari distribusi hewan kurban ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). ‘Alhamdulillah, berkat kerjasama ini, saya bisa membantu biaya kuliah keponakan, memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan bisa menabung,’ ujar pria berusia 44 tahun ini sambil tersenyum bangga.

Perjalanan Dwi tidak instan. Pada 2015, ia hanya memelihara beberapa ekor kambing di halaman rumah. Penjualannya pun tidak menentu. Sejak bergabung dalam program pembinaan Dompet Dhuafa lima tahun lalu, usahanya berkembang pesat. Tidak hanya dari segi jumlah ternak, tetapi juga sistem manajemen dan akses pasar yang jauh lebih luas. ‘Sekarang hanya tinggal beberapa ekor yang belum terjual. Yang lainnya sudah terjual habis,’ kata dia.

Program pemberdayaan peternak lokal ini bukan hanya tentang jual beli hewan kurban. Bagi Dompet Dhuafa, ini adalah tentang membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan.

Hewan kurban dipersiapkan jauh-jauh hari dengan standar yang ketat, mulai dari bobot hingga kondisi kesehatan. Pendamping DD Farm Lampung, Rios Hendri Saputro menjelaskan bahwa kambing dan domba DD Farm tersebut terbagi dalam beberapa kategori.

Continue Reading

Previous: Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Diharap Waspada
Next: Son Heung-min Senang Akhirnya Meraih Trofi Bersama Tottenham

Related News

  • Sosial

Tiga Provinsi Tertinggi Penerima Bansos yang Terlibat Judi Online, Jawa Barat Paling Tinggi

Agus Santoso Agustus 8, 2025
mereka-yang-tersingkir-dari-pengembangan-kek-tanjung-sauh
  • Sosial

Penghuni yang Tergusur dari Pengembangan KEK Tanjung Sauh

Rizky Maulana Agustus 3, 2025
makan-bergizi-gratis-di-pesantren-pbnu-kita-rencanakan-sppg-di-pesantren
  • Sosial

Program Makan Bergizi Gratis di Pesantren, PBNU: Kita Akan Mendirikan SPPG di Pesantren

Agus Santoso Juli 30, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.