Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama
  • Tiga Pelajaran dari Berkurban
  • Agama

Tiga Pelajaran dari Berkurban

Agus Haryanto Mei 28, 2025
tiga-hikmah-berkurban

Tiga Pelajaran dari Berkurban

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Secara bahasa, kurban berasal dari kata qurb yang berarti ‘dekat’ atau qurban yang berarti ‘kesempurnaan’. Oleh karena itu, kurban diartikan sebagai ‘kedekatan yang sempurna’. Dalam Alquran, kata qurban disebutkan tiga kali, yaitu dalam surah Ali Imran ayat 183, al-Maidah ayat 27, dan al-Ahqaf ayat 28.

Menurut istilah, kurban adalah penyembelihan hewan tertentu yang dilakukan pada saat Idul Adha dan tiga hari setelahnya (hari tasyrik), yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ekspresi Syukur

Salah satu pelajaran dari berkurban adalah sebagai tanda rasa syukur. Kurban yang dilakukan dengan niat ikhlas untuk mendapatkan ridha-Nya merupakan bukti nyata dari ekspresi syukur. Allah berfirman dalam surah al-Hajj ayat 37, artinya, “Agar mereka menyebut nama Allah atas apa yang Allah karuniakan kepada mereka berupa binatang ternak.”

Surah al-Kautsar juga menekankan makna berkurban sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan semesta alam. Ayat kedua dari surah tersebut mengisyaratkan bahwa kurban sejajar dengan shalat. Saat melaksanakan shalat, seorang Muslim mensyukuri semua nikmat-Nya. Sementara itu, kurban juga menjadi simbol ungkapan terima kasih manusia kepada Allah Ta’ala.

Pengorbanan

Surah al-Kautsar mengajarkan bahwa di balik penderitaan, terdapat nikmat tersembunyi. Secara lahiriah, manusia mungkin hanya melihat penderitaan sebagai cobaan atau bahkan siksaan. Namun, kekuatan besar dapat muncul jika seseorang mampu menghadapinya dengan tulus dan sabar.

Hari Raya Idul Kurban merupakan simbol pengorbanan. Lihatlah dialog Nabi Ibrahim AS dengan putranya, Nabi Ismail AS, setelah menerima wahyu melalui mimpi. “Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu?” “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar” (QS al-Shaffat:102).

Kisah Nabi Ibrahim bersama anak dan istrinya mengajarkan tentang pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT.

Continue Reading

Previous: Tanggapan Komisi Kejaksaan Mengenai Insiden Penyerangan Jaksa
Next: RUPTL Terbaru Menyediakan Jalan untuk Beralih dari Batu Bara ke Energi Terbarukan

Related News

berapa-banyak-emas-yang-akan-muncul-dari-sungai-eufrat-sampai-rasulullah-saw-peringatkan-umatnya
  • Agama

Jumlah Emas yang Akan Muncul dari Sungai Eufrat dan Peringatan Rasulullah SAW

Maya Lestari Agustus 12, 2025
  • Agama

Menentukan Makna Hidup: Kebahagiaan Dunia atau Akhirat? Pemikiran dari Buya Hamka

Andi Pratama Agustus 12, 2025
kisah-syahidnya-yasir-dan-sumayyah
  • Agama

Kisah Pengorbanan Yasir dan Sumayyah

Andi Pratama Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.