Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Pariwisata
  • Pembukaan Tol Prambanan-Klaten, Dinas Pariwisata DIY Susun Strategi Wisata Singkat
  • Pariwisata

Pembukaan Tol Prambanan-Klaten, Dinas Pariwisata DIY Susun Strategi Wisata Singkat

Intan Permatasari Juli 12, 2025
tol-prambanan-klaten-dibuka-dinas-pariwisata-diy-siapkan-strategi-wisata-singkat-di-diy

Pembukaan Tol Prambanan-Klaten, Dinas Pariwisata DIY Susun Strategi Wisata Singkat

BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Dengan beroperasinya Tol Prambanan-Klaten sejak 2 Juli 2025, diharapkan adanya dorongan baru bagi sektor pariwisata sekaligus menciptakan peluang dalam meningkatkan ekonomi lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan domestik ke DIY dari Januari hingga Mei 2025 tercatat sebanyak 2.958.929 orang, sementara wisatawan asing mencapai 77.338 orang.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Imam Pratanadi, melihat kehadiran Tol Prambanan-Klaten sebagai peluang besar untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata lokal. Para ahli berharap momen ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga Dispar DIY telah mempersiapkan sejumlah langkah untuk menarik wisatawan agar tidak hanya sekadar melintas, tetapi juga berhenti dan menjelajahi berbagai destinasi unggulan yang ada.

Imam menjelaskan bahwa konsep short visit experience atau kunjungan wisata singkat akan menjadi strategi utama. Konsep ini menyasar pengguna jalan tol yang memiliki waktu terbatas namun tetap ingin merasakan pengalaman berwisata di DIY.

“Wisata yang mungkin dilakukan adalah wisata singkat dua hingga tiga jam. Bisa berupa wisata kuliner, kerajinan, atau lokasi dengan spot foto yang menarik,” ujar Imam, Jumat (11/7/2025).

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Imam mengatakan akan memasang papan petunjuk di pintu keluar tol yang mengarahkan wisatawan menuju destinasi terdekat dan menambahkan spanduk dengan kode batang yang memuat informasi tentang destinasi DIY. Selain itu, informasi digital berupa QR code juga akan dipasang di rest area terakhir sebelum keluar tol, agar pengendara dapat dengan mudah mengakses referensi tempat wisata di DIY.

Imam juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi efektif. Media sosial dan layanan seperti Google Maps, lanjutnya, akan digunakan untuk meningkatkan visibilitas destinasi yang dekat dengan jalur tol.

“Usaha ini dilakukan agar destinasi di sekitar akses tol muncul sebagai rekomendasi otomatis bagi pengguna di rute tersebut,” ucap Imam.

Lebih lanjut, Dispar DIY juga berencana menggandeng desa-desa di sekitar exit tol sebagai mitra utama. Konsep gerbang wisata akan dikembangkan dengan menampilkan UMKM lokal, penyediaan fasilitas umum seperti toilet dan lahan parkir, hingga materi promosi seperti brosur.

photo

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Imam Pratanadi.

Strategi kolaboratif akan diperluas, termasuk dengan pelaku wisata dan operator lokal. Imam menekankan, upaya ini tidak terlepas dari kebutuhan membangun pariwisata yang inklusif dan efisien secara anggaran.

“Desa di sekitar exit tol bisa menjadi gerbang wisata dengan menonjolkan UMKM unggulannya. Ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang melintas,” ujarnya.

Dengan luas wilayah yang relatif kecil dibandingkan Jawa Tengah, Imam yakin DIY memiliki keuntungan aksesibilitas yang tinggi. Ia menilai wisatawan berpeluang langsung masuk ke berbagai destinasi utama tanpa harus banyak berhenti di jalur perbatasan.

Adapun destinasi yang diprediksi akan terdampak positif oleh peningkatan akses ini antara lain kawasan Candi Prambanan, Tebing Breksi, Ratu Boko, Kaliurang, serta kawasan selatan DIY seperti Nglanggeran dan Pantai Parangtritis. Malioboro yang menjadi ikon Kota Yogyakarta pun berpotensi semakin ramai dikunjungi.

“Dengan dibukanya tol Prambanan-Klaten ini, maka akan menimbulkan mobilitas wisatawan lokal (short trip), khususnya wisatawan dari Jawa Tengah bagian Timur seperti Solo Raya, Boyolali, maupun Karanganyar,” ungkapnya.

Continue Reading

Previous: Perjuangan Lorde: Ketika Obsesi Berat Badan Menghambat Kreativitasnya
Next: Erick Thohir: PSSI Siapkan Seleksi Timnas Putri U-16 untuk Piala AFF dan Kualifikasi U-17 Piala Asia

Related News

bali-peringkat-38-destinasi-mice-dunia-kalahkan-malaysia-dan-bangkok
  • Pariwisata

Bali Berada di Peringkat 38 Destinasi MICE Dunia, Ungguli Malaysia dan Bangkok

Dewi Anjani Juni 2, 2025
kerja-sama-pariwisata-dengan-prancis-menpar-promosi-budaya-ri-ke-dunia
  • Pariwisata

Kolaborasi Pariwisata dengan Prancis, Menpar: Budaya Indonesia Dipromosikan ke Dunia

Rina Kartika Mei 29, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.