Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Tom Lembong: Kasus Importasi Gula Ini Seperti ‘Perang’
  • Berita

Tom Lembong: Kasus Importasi Gula Ini Seperti ‘Perang’

Agus Santoso Juli 14, 2025

Tom Lembong: Kasus Importasi Gula Ini Seperti ‘Perang’

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) periode 2015—2016 Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) menyamakan persidangan terkait dugaan korupsi importasi gula yang melibatkan dirinya sebagai sebuah perang.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada hari Senin, saat membacakan duplik atau tanggapan terhadap replik penuntut umum, ia mengibaratkan persidangan sebagai medan pertempuran dengan peluru tuduhan, sanggahan, kesaksian, dan pernyataan yang dilontarkan.

  • Sidang Putusan Tom Lembong Dijadwalkan pada Jumat, 18 Juli 2025
  • Tom Lembong Belajar Makna ‘Tawakal’ dari Sesama Tahanan di Penjara
  • Pleidoi Tom Lembong: Tidak Ada Aliran Dana, Dukungan dari Netizen, dan Doa untuk Hakim

“Benar-benar semua pihak mengerahkan segala daya untuk kemenangan,” kata Tom Lembong.

Menurutnya, istilah ‘The Fog of War’ atau kabut peperangan sangat tepat untuk menggambarkan persidangan yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan ini.

Meski demikian, ia menilai bahwa semua pihak yang berjuang keras demi kemenangan merupakan hal yang wajar dan diperlukan.

Namun, ia mengatakan, sudah saatnya persidangan mencapai titik di mana perlu untuk berhenti sejenak agar debu dan asap dari pertempuran dapat mengendap, sehingga udara kembali jernih dan suasana menjadi tenang.

Dengan begitu, lanjut Tom Lembong, Majelis Hakim dapat mempertimbangkan perkara dengan pikiran, hati, dan jiwa yang tenang dan jernih.

“Karena jika suasana tetap dalam kondisi abu, debu, asap, kabut, dan bising, maka sulit untuk mencapai keadilan melalui proses yang tenang dan mendalam,” ungkapnya.

Continue Reading

Previous: KKJB 2025, Disparbud Jabar Pamerkan Potensi Desa Wisata dari 27 Wilayah
Next: BRIN dan YKAN Bersinergi Meneliti Satwa Langka di Hutan Kalimantan Timur

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.