Tujuh Jamaah Haji Aceh Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan bahwa tujuh jamaah haji asal Aceh masih mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di Makkah, Arab Saudi.
Kepala PPIH Embarkasi Aceh, Azhari, di Banda Aceh, Jumat, menyampaikan, “Sejauh ini, tujuh jamaah haji dari Aceh masih dirawat di rumah sakit yang berada di Makkah.”
Azhari menjelaskan, awalnya ada 12 jamaah haji Aceh yang sakit, namun lima di antaranya sudah pulih dan kembali ke pemondokan.
Menurut laporan petugas kloter di tanah suci, mayoritas jamaah haji Aceh yang dirawat mengalami keluhan sesak napas dan indikasi masalah jantung.
Kanwil Kemenag Aceh berharap agar para petugas dan jamaah haji tetap solid serta menjaga kekompakan selama pelaksanaan ibadah haji hingga kembali ke tanah air nanti.
Azhari menambahkan, “Setelah melaksanakan ibadah haji, sekarang mereka dapat beraktivitas kembali. Semoga perjalanan pulang lancar, dan semuanya menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.”
Adapun tujuh jamaah haji Aceh yang masih dirawat di Arab Saudi berasal dari Kloter 4 dan 10, masing-masing satu orang dirawat di RS An Nur. Dari Kloter 5 ada empat orang, dan dari Kloter 8 satu orang, sehingga totalnya ada tujuh orang yang masih mendapatkan perawatan, jelas Azhari.
Hingga saat ini, lima jamaah haji Aceh telah meninggal di Arab Saudi. Mereka adalah Rusli Sulaiman (62) asal Pidie, Burhanuddin Muhammad (67) asal Banda Aceh, Sarullah Adamy Adat (86) asal Aceh Selatan, Nurhayati Mahmud (66) asal Kabupaten Pidie, dan Nurbaiti Muhammad Saleh (63) asal Aceh Besar.
