Ukraina Luncurkan Serangan Drone Besar-Besaran ke Empat Pangkalan Udara Rusia
BERITA TERBARU INDONESIA, KYIV — Operasi yang direncanakan oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menggunakan drone first-person-view (FPV) yang telah diselundupkan jauh ke dalam wilayah Rusia dan disembunyikan di truk berhasil menyerang 41 pesawat pengebom berat Rusia di empat pangkalan udara, menurut sumber dari badan tersebut kepada Kyiv Independent pada 1 Juni 2025. SBU juga merilis foto-foto drone yang ditempatkan di dalam truk tersebut untuk menghancurkan pesawat pembom Rusia.
Operasi dengan kode “Jaring Laba-Laba” yang dipersiapkan selama satu setengah tahun ini berhasil memberikan dampak signifikan pada pesawat yang digunakan Moskow untuk meluncurkan serangan rudal jarak jauh ke Ukraina. “SBU pertama kali mengangkut drone FPV ke Rusia, dan kemudian, di dalam wilayah Federasi Rusia, drone tersebut disembunyikan di bawah atap kabin kayu bergerak yang sudah ditempatkan di truk,” jelas sumber tersebut.
“Pada saat yang tepat, atap kabin dibuka dari jarak jauh, dan drone tersebut terbang untuk menyerang pesawat pengebom Rusia,” ujar pejabat Ukraina kepada Kyiv Independent.
Gambar yang menunjukkan drone kamikaze digunakan dalam serangan ini ditempatkan di atas “kabin kayu bergerak” yang kemudian diangkut dengan truk saat peluncuran. Salah satu pangkalan udara yang terkena serangan adalah Pangkalan Udara Belaya di Oblast Irkutsk, Rusia, yang terletak lebih dari 4.000 kilometer dari Ukraina.
Pangkalan Udara Olenya di Oblast Murmansk, Pangkalan Udara Diaghilev di Oblast Ryazan, dan Pangkalan Udara Ivanovo di Oblast Ivanovo juga menjadi target. “Saat ini, lebih dari 40 pesawat (pembom) diketahui terkena serangan, termasuk di antaranya A-50, Tu-95, dan Tu-22M3,” tambah sumber tersebut.
SBU mengungkapkan bahwa operasi yang melibatkan 117 drone ini menyebabkan kerugian sekitar 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 114 triliun dan melumpuhkan 34 persen pesawat pembawa rudal jelajah di pangkalan utama Rusia. SBU juga menambahkan bahwa rincian lebih lanjut akan diungkapkan segera.
Selain itu, mereka berjanji untuk terus mengusir pasukan Rusia dari wilayah Ukraina. “Kami akan menyerang mereka (Rusia) di laut, udara, dan darat. Dan jika dibutuhkan, kami akan menyerang mereka dari bawah tanah juga,” kata SBU.
Sebuah video yang disediakan oleh sumber tersebut menunjukkan deretan pesawat pembom berat terbakar di salah satu pangkalan udara. Video yang belum terkonfirmasi yang diunggah di media sosial menunjukkan drone FPV diluncurkan dari truk yang diparkir di dekat pangkalan udara tersebut.
Gubernur Irkutsk Igor Kobzev kemudian mengonfirmasi “serangan drone terhadap unit militer di desa Sredny” dan mengatakan “sumber” drone tersebut adalah “truk.” Gubernur Murmansk Andrey Chibis juga mengonfirmasi bahwa “drone musuh telah menyerang wilayah Murmansk” namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
