Review Hi-Five: Film Superhero Kocak yang Wajib Ditonton!
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Film Korea Hi-Five karya Kang Hyeong-cheol berhasil menyajikan hiburan ringan dalam genre komedi superhero. Alih-alih menampilkan aksi heroik yang megah, film ini malah mengajak penonton untuk tertawa melalui kekonyolan lima karakter dengan kekuatan super.
Plot film ini berjalan padat dan langsung memperkenalkan penonton kepada remaja bernama Wan-seo (Lee Jae-in) yang mendapatkan kekuatan super setelah transplantasi jantung. Aksi larinya yang sangat cepat terekam dalam video dan menarik perhatian Ji-sung (Ahn Jae-hong), seorang pengangguran dengan paru-paru yang super kuat.
Mereka kemudian membentuk tim dengan tiga karakter lainnya: Ki-dong (Yoo Ah-in) yang mampu mengendalikan perangkat elektronik; Yak-sun (Kim Hee-won) yang memiliki kemampuan penyembuhan, serta Sun-nyeo (Ra Mi-ran), seorang penjual yogurt yang menjadi lebih ceria dan sehat setelah menerima transplantasi ginjal.
Kelima karakter ini memiliki tanda misterius di tubuh mereka, semacam tato yang menunjukkan bahwa organ mereka berasal dari donor yang sama. Identitas donor ini tetap menjadi misteri yang mungkin akan diungkap dalam sekuel (jika ada).
Berbeda dari film superhero pada umumnya, Hi-Five mengusung pendekatan yang lebih sederhana. Kang Hyeong-cheol memfokuskan cerita pada interaksi dan kesalahan lucu para karakternya saat mereka belajar menggunakan kekuatan mereka. Salah satu adegan yang mengundang tawa adalah ketika karakter Ji-sung meniup seruling dari kejauhan menggunakan paru-parunya yang kuat.
Konflik mulai muncul ketika lima superhero ini diburu oleh sekelompok orang yang ingin mencuri kekuatan mereka. Kelompok ini dipimpin oleh Young Chun (Park Jinyoung GOT7), seorang pemimpin sekte bernama “Gereja Dewa Baru” yang berambisi menjadi dewa.
Dari sisi akting, para pemain tampil sangat baik. Lee Jae-in berhasil memerankan karakter remaja polos dengan baik. Ahn Jae-hong dan Yoo Ah-in juga cukup menghibur dengan aksi komedinya, dan Ra Mi-ran sukses mencuri perhatian melalui peran nyentriknya yang tetap hangat. Penampilan Jinyoung sebagai antagonis juga terlihat meyakinkan.
Secara visual, film ini juga memanjakan mata dengan aksi penuh warna dan efek visual yang mendukung.
Meski memiliki premis yang menjanjikan, film ini menyertakan adegan ciuman tak terduga antara Ji-sung dan Yak-sun. Namun, ciuman ini bukan karena hasrat, melainkan dalam situasi darurat untuk memberikan napas buatan. Film ini dijadwalkan tayang pada 13 Juni 2015 di seluruh bioskop Indonesia.
