UMKM Kini Dapat Mengekspor Lebih Mudah, Biaya Berkurang hingga 77 Persen
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pengusaha sekarang dapat mengurangi biaya ekspor dan impor hingga 77 persen berkat integrasi sistem layanan publik melalui Indonesia National Single Window (INSW). Pemerintah menyatakan bahwa penyederhanaan proses ini telah memberikan dampak nyata bagi dunia usaha, termasuk pelaku UMKM yang kini tidak lagi harus berhadapan dengan kompleksitas birokrasi antar kementerian.
Menurut survei Tim National Logistics Ecosystem (NLE) yang dikoordinasikan oleh Prospera pada 2024, efisiensi biaya ekspor-impor mencapai 77,94 persen, sementara efisiensi waktu mencapai 59,26 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Inilah yang diharapkan oleh pelaku usaha, interaksi menjadi lebih sederhana dan terintegrasi melalui satu pintu pemerintah,” kata Kepala Lembaga National Single Window (LNSW), Oza Olavia, dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengarah INSW di Jakarta, Rabu (2/7/2025) malam.
Sebelumnya, pelaku usaha harus berurusan dengan banyak kementerian dan lembaga. Kini, semua proses dapat dilakukan melalui satu aplikasi yang terhubung langsung dengan sistem instansi terkait. Layanan INSW mencakup tahapan dari sebelum kedatangan barang hingga proses setelah barang keluar pelabuhan.
Sistem ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang baru mulai menjajaki pasar ekspor. Mereka sekarang dapat mengurus dokumen dan perizinan secara digital tanpa perlu memahami prosedur dari masing-masing instansi yang berbeda.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua kementerian/lembaga terkait karena proses ini tidak bisa berjalan tanpa adanya harmonisasi, sinkronisasi, dan simplifikasi proses bisnis yang dilakukan bersama,” ujar Oza.
Langkah penyederhanaan ini dinilai penting untuk memangkas beban logistik dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global. Dengan sistem yang semakin efisien dan transparan, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan produk dan memperluas pasar ekspor.
Pemerintah berharap sistem INSW terus diperluas dan diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan menengah yang selama ini terkendala akses terhadap layanan publik lintas instansi.
