Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Universitas Belgia dan Organisasi Indonesia Bekerja Sama untuk Ketahanan Iklim
  • lingkungan

Universitas Belgia dan Organisasi Indonesia Bekerja Sama untuk Ketahanan Iklim

Maya Lestari Juni 2, 2025
universitas-dari-belgia-dan-ngo-indonesia-berkolaborasi-perkuat-ketahanan-iklim

Universitas Belgia dan Organisasi Indonesia Bekerja Sama untuk Ketahanan Iklim

BERITA TERBARU INDONESIA, BULUKUMBA — Kemitraan strategis telah dimulai antara Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia dan Universitas Ghent dari Belgia. Kerja sama ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta mempromosikan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Direncanakan berlangsung dari 2025 hingga 2030, kolaborasi antara GEF SGP Indonesia dan Universitas Ghent bertujuan utama untuk memperkuat ketahanan iklim, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mendukung berbagai inisiatif lingkungan berbasis komunitas.

Kolaborasi ini juga merupakan sinergi unik antara pendekatan akar rumput GEF SGP Indonesia dan keunggulan akademis Universitas Ghent dalam sains lingkungan, teknologi, dan kebijakan berbasis bukti.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi internasional dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Ini adalah wujud nyata dari ilmu pengetahuan yang membumi,” kata Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, dalam pernyataannya di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (30/5/2025).

Fokus utama dari kerja sama ini dituangkan dalam empat pilar strategis. Pilar pertama adalah riset dan inovasi, di mana kedua institusi sepakat mengadakan penelitian bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi konkret di bidang pertanian cerdas iklim, energi terbarukan, dan konservasi keanekaragaman hayati. Hasil riset ini diharapkan dapat melahirkan inovasi lokal yang relevan dan dapat diterapkan di lapangan.

Dalam hal ini, Universitas Ghent akan menyediakan akses ke laboratorium canggih dan basis data ilmiah global untuk mendukung kualitas penelitian. Selain itu, tim peneliti dari Indonesia juga akan difasilitasi untuk melakukan publikasi ilmiah dan presentasi hasil riset di forum internasional.

Pilar kedua fokus pada peningkatan kapasitas dengan serangkaian pelatihan, lokakarya, dan pertukaran pengetahuan. Sasaran kegiatan ini adalah komunitas lokal, organisasi masyarakat sipil, dan mahasiswa, untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pilar ini, Universitas Ghent juga diharapkan memberikan kesempatan kepada mahasiswa Indonesia yang terlibat dalam proyek GEF SGP untuk belajar langsung di Belgia. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang tangguh dan berwawasan global, namun tetap berpijak pada konteks lokal.

Pilar ketiga diwujudkan dalam bentuk proyek percontohan. Proyek komunitas yang mendapatkan pendanaan dari GEF SGP Indonesia akan mendapatkan dukungan teknis dari Universitas Ghent, yang merupakan salah satu universitas terkemuka di Belgia. Proyek ini dirancang sebagai bukti nyata bahwa integrasi antara pengetahuan ilmiah dan kearifan lokal dapat menghasilkan perubahan yang signifikan.

Beberapa proyek awal akan difokuskan pada wilayah pesisir dan kawasan hutan adat yang mengalami tekanan ekologis tinggi, dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan tokoh adat, pemuda lokal, dan perempuan sebagai penggerak utama.

Sementara itu, pilar keempat menyasar advokasi kebijakan. Kedua pihak akan bekerja sama dalam merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis data dan sains, guna mendukung pemerintah Indonesia dalam membentuk kebijakan pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Continue Reading

Previous: Prakiraan Cuaca Terkini: Kota Balikpapan Berawan – 25 Oktober 2023
Next: Menemukan Ketenangan di Tengah Kesibukan: Jadwal Sholat Hari Ini 2 Juni 2025 di Medan

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.