Wah! Wikipedia Akan Menggunakan AI, Bagaimana Nasib Editor dan Relawan?
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Wikipedia memaparkan rencana baru terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk tiga tahun mendatang. Namun, organisasi nirlaba asal AS ini menegaskan bahwa penerapan AI tidak akan menggantikan peran editor dan relawan yang selama ini menjadi pilar utama ensiklopedia daring tersebut.
Dalam pengumuman yang dirilis pada Rabu (30/4/2025), Wikipedia menjelaskan bahwa AI akan difokuskan untuk mengembangkan fitur-fitur baru demi mengatasi kendala teknis. Tujuannya adalah agar editor, moderator, dan pengawas dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih efisien tanpa terhambat oleh masalah teknis.
Di tengah kekhawatiran global bahwa AI bisa menggantikan peran manusia dalam penulisan dan pembuatan konten, Wikimedia Foundation sebagai induk Wikipedia, menekankan bahwa AI akan digunakan sebagai alat bantu. AI direncanakan untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang monoton dan berulang.
Selain itu, AI juga diharapkan dapat mempermudah pencarian informasi di Wikipedia, sehingga editor bisa lebih fokus pada diskusi dan pengambilan keputusan kolektif terkait pembuatan, revisi, atau pembaruan artikel. AI juga akan membantu dalam penerjemahan otomatis dan mempermudah proses penerimaan relawan baru.
“Kami yakin bahwa keberhasilan kami dalam bekerja dengan AI di masa depan tidak hanya bergantung pada apa yang kami lakukan, tetapi juga bagaimana kami melakukannya,” ungkap Direktur Machine Learning Wikimedia Foundation, dalam sebuah posting blog yang dikutip dari BERITA TERBARU INDONESIA, Kamis (1/5/2025).
Dia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan akan tetap berpegang pada nilai dan prinsip yang selama ini dipegang Wikipedia, seperti privasi, hak asasi manusia, dan keterbukaan. “Kami akan menggunakan pendekatan yang berpusat pada manusia, menekankan open-source, memprioritaskan transparansi, dan lebih sensitif terhadap keanekaragaman bahasa, yang merupakan inti dari Wikipedia,” kata Albon. Dia juga berpendapat bahwa mempertahankan basis pengetahuan Wikipedia kini semakin penting, terutama di zaman di mana AI generatif masih sering membuat kesalahan dan menghasilkan informasi yang menyesatkan (halusinasi).
