Wapres Gibran Ungkap Ada Pihak yang ‘Tidak Nyaman’ Akibat Peningkatan Pengguna QRIS
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Sistem pembayaran digital dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mengalami pertumbuhan yang signifikan di Indonesia. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah pengguna QRIS ini telah memicu ketidaknyamanan bagi beberapa pihak.
Menurut Gibran, popularitas QRIS yang terus meningkat menunjukkan adanya pergeseran menuju sistem pembayaran yang lebih modern dan efisien. Namun, tidak semua pihak merasa senang dengan perubahan ini. Ada kelompok-kelompok tertentu yang merasa terganggu oleh transisi ini karena berbagai alasan, termasuk kekhawatiran terhadap persaingan dan perubahan dalam ekosistem bisnis.
Wapres menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat dan pelaku bisnis mengenai manfaat dan keamanan penggunaan QRIS. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa transformasi digital ini dapat diterima secara luas dan diterapkan dengan baik di seluruh lapisan masyarakat.
Kendati demikian, Gibran optimistis bahwa penerapan QRIS akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam mendorong inklusi keuangan dan memperluas akses terhadap layanan keuangan digital.
