Penduduk Pati Rencanakan Aksi Besar-besaran Turunkan Bupati Sudewo, Ini Pernyataan PCNU
BERITA TERBARU INDONESIA, SEMARANG — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati telah mengeluarkan pernyataan terkait rencana demonstrasi warga Pati pada Rabu (13/8/2025). Aksi massa ini dipicu oleh keputusan Bupati Pati Sudewo yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025 hingga 250 persen.
Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, menyatakan bahwa pernyataan yang merupakan hasil dari rapat gabungan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah tersebut diumumkan pada Ahad (10/8/2025). Yusuf menyatakan bahwa NU sebagai organisasi sosial keagamaan, merasa perlu mengeluarkan pernyataan ini untuk menanggapi perkembangan politik lokal di Pati.
Poin-poin dalam pernyataan tersebut adalah sebagai berikut: pertama, semua pihak harus menahan diri untuk menghindarkan potensi konflik horizontal. Kedua, menyerukan kepada peserta aksi pada 13 Agustus 2025 untuk bersikap santun, tidak anarkis, dan mengedepankan nilai-nilai akhlakul karimah dalam menyampaikan aspirasi, ujar Yusuf dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).
Yusuf menambahkan, pada poin ketiga, PCNU Pati menyerukan kepada aparat keamanan untuk tidak bersikap represif dan lebih mengedepankan pendekatan persuasif selama mengawal aksi unjuk rasa masyarakat Pati. Keempat, PCNU Pati menyarankan Bupati agar melakukan introspeksi diri dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kebijakan yang dianggap tidak maslahat.
Kelima, PCNU Pati meminta Bupati Pati untuk meminta maaf terkait klaim sepihak atas persetujuan kebijakan lima hari sekolah.
