Keistimewaan Wukuf Arafah yang Bertepatan dengan Hari Jumat Tahun Ini
BERITA TERBARU INDONESIA,MAKKAH–Wukuf di Arafah tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Ini karena wukuf yang berlangsung pada 9 Dzulhijjah 1446 H atau 6 Juni 2025 jatuh pada hari Jumat.
Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Ghazali menyebutkan bahwa seorang ulama salaf mengatakan, jika hari Arafah bertepatan dengan hari Jumat, maka seluruh orang yang berwukuf di Arafah akan mendapatkan pengampunan. Hari itu dianggap sebagai hari termulia di dunia.
Pada hari tersebut, Rasulullah SAW melaksanakan haji wada. Saat Rasulullah sedang berwukuf, turunlah ayat yang menyatakan bahwa Allah telah menyempurnakan agama Islam bagi umat-Nya.
“Hari ini aku telah menyempurnakan agama kalian untuk kalian.”
Seorang Ahlul kitab mengatakan, “Jika ayat ini diturunkan kepada kami, maka kami akan menjadikannya sebagai hari besar.”
Umar ra kemudian berkata, “Aku bersaksi bahwa ayat tersebut diturunkan kepada Rasulullah saat beliau berwukuf di Arafah, bertepatan dengan dua hari raya Islam yaitu hari Arafah dan Jumat.”
Pada hari itu, Nabi SAW berdoa, “Ya Allah, ampunilah orang yang berhaji dan orang yang dimohonkan ampunan oleh orang yang berhaji.”
Sebuah riwayat menyebutkan bahwa Ali bin Muwaffaq menunaikan haji beberapa kali atas nama Rasulullah. Ali berkata, “Kemudian aku bermimpi bertemu dengan Rasulullah, beliau bertanya kepadaku, ‘Wahai Ibnu Muwaffaq, apakah engkau berhaji atas namaku?’ Aku menjawab benar. Beliau bertanya lagi, ‘Dan engkau membaca talbiyah atas namaku?’ Aku menjawab benar.”
Beliau kemudian bersabda, “Dengan amalanmu itu, aku akan membalas semua pada hari kiamat. Aku akan meraih tanganmu di muqif (tempat berkumpulnya orang-orang di akhirat) lalu memasukkanmu ke dalam surga saat orang-orang sedang menghadapi hisab.”
Nabi SAW juga bersabda, “Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan niat haji atau umrah lalu meninggal dunia, maka dia akan mendapatkan pahala setara dengan orang yang berhaji dan umrah hingga hari kiamat.”
