Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Zaskia Adya Mecca Bagikan Kisah Menegangkan Selama Berpartisipasi di Global March to Gaza
  • Berita

Zaskia Adya Mecca Bagikan Kisah Menegangkan Selama Berpartisipasi di Global March to Gaza

Dewi Anjani Juni 16, 2025
zaskia-adya-mecca-ungkap-momen-mencekam-saat-ikut-global-march-to-gaza

Zaskia Adya Mecca Bagikan Kisah Menegangkan Selama Berpartisipasi di Global March to Gaza

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Artis Zaskia Mecca menceritakan pengalamannya ketika tiba di Kairo, Mesir, untuk mengikuti aksi Global March to Gaza. Ia bersama sembilan orang lainnya dari Indonesia menghadapi tekanan, termasuk interogasi oleh pihak berwenang dan pengawasan ketat dari intelijen Mesir.

Dalam postingan di akun Instagram pribadinya, Zaskia mengungkapkan bahwa mereka telah mendaftar secara resmi sebagai peserta lewat kontingen dari Malaysia. Akibat keterlambatan pendaftaran, mereka tidak dapat bergabung secara resmi atas nama Indonesia, tetapi tetap diizinkan mengikuti long march sebagai bentuk solidaritas. Menurutnya, semua peserta sadar bahwa aksi ini memiliki risiko tinggi.

  • Zaskia Adya Mecca Gusar: ‘Malu, Masa Enggak Ada Wakil Indonesia?’, Kini Mereka Melangkah ke Gaza
  • Chiki Fawzi Turun ke Jalan! Desak Mesir Buka Gerbang Rafah untuk Gaza
  • Ini Alasan Wanda Hamidah Ikut Global March to Gaza

“Dokumen-dokumen dan briefing dari panitia sangat jelas. Ini adalah gerakan perdamaian dunia, tapi dengan risiko tinggi. Kami tetap ingin terlibat,” ujar Zaskia dalam unggahannya, yang dikutip pada Senin (16/6/2025).

Namun, menurut pengamatan Zaskia, situasi di Kairo sejak awal terasa menegangkan. Ketika mendarat di bandara, Zaskia menyaksikan beberapa peserta dari negara lain, terutama dari Eropa, dideportasi oleh otoritas Mesir. Bahkan sejumlah aktivis dilaporkan telah ditahan. Meski demikian, proses imigrasi untuk rombongan Indonesia berjalan dengan lancar.

“Proses imigrasi kami tergolong sangat mulus, jadi kami bersyukur setidaknya tidak langsung dideportasi seperti kebanyakan peserta lain,” kata dia.

Ketegangan meningkat ketika mereka tiba di hotel. Aparat kepolisian mendatangi tempat mereka menginap, mencatat identitas seluruh anggota rombongan, dan melakukan interogasi awal. Esok paginya, situasi memburuk setelah panitia mengumumkan bahwa negosiasi dengan pemerintah Mesir tidak berhasil. Peserta long march secara resmi dinyatakan ilegal, dan polisi memiliki wewenang untuk menangkap siapa pun yang terlibat.

Sekitar pukul 07.00 WIB, tiga mobil polisi menyisir hotel tempat Zaskia dan timnya menginap. Empat peserta asing dibawa dengan mobil tahanan, sementara rombongan Indonesia mencoba bernegosiasi untuk menghindari penahanan.

“Kami sudah harus bertindak tepat. Karena dari pagi, kami sudah seperti terkunci, dikelilingi lebih dari 20 aparat dan mobil tahanan siap di depan,” kata Zaskia.

Untuk menghindari penangkapan, mereka menunjukkan rencana perjalanan sebagai turis. Meski berhasil menghindari penahanan, aparat tetap membuntuti dan merekam aktivitas mereka. Rombongan memutuskan pindah ke hotel berbintang lima dengan harapan mendapat perlakuan lebih baik.

Namun, pengawasan tidak mereda. Bus yang mereka tumpangi terus diikuti intelijen. Mereka bahkan dilarang berhenti untuk makan siang.

“Kairo terasa siaga satu. Jalanan sepi, penuh tentara dan tank,” kata Zaskia menggambarkan suasana kota.

Global March to Gaza merupakan gerakan damai internasional yang bertujuan untuk menunjukkan solidaritas terhadap warga Palestina dan menuntut dibukanya Gerbang Rafah di perbatasan Mesir-Gaza. Namun, tekanan politik dan keamanan di wilayah tersebut membuat upaya kemanusiaan ini penuh tantangan. Selain Zaskia, sembilan orang lain yang berpartisipasi dalam aksi tersebut adalah Ratna Galih, Wanda Hamidah, Irvan Farhad, Hamidah Rachmayanti, Indadari Mindrayanti, Hemy Sution, Nur Aminah, Tandya Rachmat, dan M Hibatur Rahman.

Continue Reading

Previous: Israel Kurangi Pasukan di Gaza Karena Ketakutan Akan Serangan Iran
Next: Iran Siap Luncurkan Rudal Baru dengan Hulu Ledak Lebih Kuat

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.