Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • politik
  • 100 Hari Kepemimpinan Dikritik, Pramono: Kritik Tidak Mengganggu Kami
  • politik

100 Hari Kepemimpinan Dikritik, Pramono: Kritik Tidak Mengganggu Kami

Rizky Maulana Juni 3, 2025
100-hari-kerja-dikritisi-koalisi-masyarakat-sipil-pramono-kami-tak-terganggu-urusan-itu

100 Hari Kepemimpinan Dikritik, Pramono: Kritik Tidak Mengganggu Kami

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dalam periode awal 100 hari kerja, Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, mendapatkan evaluasi negatif dari koalisi masyarakat sipil. Mereka menilai Pramono-Rano belum berhasil menangani isu-isu utama warga Jakarta.

Menanggapi hal ini, Pramono menyikapi dengan tenang kritik dari koalisi masyarakat sipil terhadap kinerjanya. Ia menyatakan tidak ada masalah jika ada pihak yang merasa tidak puas dengan kinerja mereka selama periode tersebut.

  • Program Job Fair Pemprov Jakarta Dikritik, Ini Tanggapan Pramono
  • Halo Warga Bogor-Depok, Transjabodetabek Bogor-Blok M dan Depok-Lebak Bulus Dibuka
  • Pramono Akan Menaikkan Insentif RT dan RW di Jakarta Tahun Ini, Ketua RW Dapat Rp 5 Juta

“Tidak masalah jika ada yang merasa kurang puas,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Pramono dan Rano menegaskan bahwa mereka tidak terganggu oleh penilaian koalisi masyarakat sipil terhadap kinerja mereka. Mereka berkomitmen untuk terus berusaha menepati janji politik mereka kepada warga Jakarta.

“Saya dan Bang Doel tidak merasa terganggu dengan hal-hal seperti itu. Kami tetap fokus bekerja untuk mewujudkan janji-janji yang telah disampaikan sebelumnya,” ujarnya.

Pramono mengklaim bahwa sebagian besar janji politiknya telah dipenuhi dalam 100 hari pertama kerja. Salah satu janji tersebut adalah mengembalikan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) ke 707.622 orang. Selain itu, penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga meningkat menjadi 16.979 orang.

“Hari ini, pemutihan ijazah sudah dilakukan untuk 1.315 ijazah. Ada ijazah yang tertahan hampir enam hingga tujuh tahun, dan lainnya sekitar lima tahun. Semoga ini dapat bermanfaat untuk pendidikan di Jakarta menjadi lebih baik,” katanya.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari berbagai organisasi seperti Greenpeace Indonesia, LBH Jakarta, Urban Tour Consortium, hingga Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), mendatangi Balai Kota Jakarta untuk memberikan catatan kritis terhadap kinerja Pramono Anung-Rano Karno, Senin (2/6/2025). Koalisi menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja Pramono-Rano dalam 100 hari pertama memimpin Jakarta, merujuk pada Instruksi Gubernur Nomor e-0001 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Program 100 Hari Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Hasil 100 hari kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2025-2030 menunjukkan banyak ketidakpuasan, baik dari program kerja yang disusun melalui Ingub e-0001 tahun 2025, maupun pelaksanaannya,” kata Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia Jeanny Sirait, Senin.

Ada delapan poin ketidakpuasan yang diangkat oleh Koalisi Masyarakat Sipil terkait kinerja Pramono-Rano. Di antaranya adalah pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, pengelolaan sampah, pemenuhan lapangan kerja, isu warga Kampung Bayam, reforma agraria perkotaan, rancangan peraturan daerah bantuan hukum, pelayanan publik dan birokrasi, serta penggusuran.

Continue Reading

Previous: Menjelang Idul Adha, Penjual Besek Bambu Alami Lonjakan Permintaan
Next: Menjelang Libur Idul Adha, ASDP Persiapkan 30 Kapal di Rute Merak-Bakauheni

Related News

kunjungan-balasan-presiden-peru-dina-boluarte-akan-bertemu-prabowo-di-istana
  • politik

Kunjungan Resmi, Presiden Peru Dina Boluarte Bertemu Prabowo di Istana

Maya Lestari Agustus 11, 2025
setelah-ingin-caplok-gaza-kini-israel-hendak-gulingkan-otoritas-palestina
  • politik

Setelah Berniat Caplok Gaza, Kini Israel Ingin Gulingkan Otoritas Palestina

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
prabowo-indonesia-butuh-pertahanan-kuat-di-tengah-gejolak-global
  • politik

Prabowo: Pentingnya Pertahanan Tangguh untuk Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.