Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • 7 Juta Produk Telah Mendapatkan Sertifikat Halal, Namun Indonesia Masih Menjadi Pasar
  • Ekonomi

7 Juta Produk Telah Mendapatkan Sertifikat Halal, Namun Indonesia Masih Menjadi Pasar

Maya Lestari Juli 12, 2025
7-juta-produk-sudah-bersertifikat-halal-tapi-indonesia-masih-jadi-pasar

7 Juta Produk Telah Mendapatkan Sertifikat Halal, Namun Indonesia Masih Menjadi Pasar

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Hingga pertengahan 2025, tujuh juta produk di Indonesia telah memperoleh sertifikasi halal. Namun demikian, peran Indonesia dalam industri halal global masih lebih menonjol sebagai pasar, bukan sebagai produsen utama.

Abdul Syakur, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), mengungkapkan bahwa pencapaian ini jauh melampaui kapasitas anggaran yang dimiliki. “Anggaran kami hanya mencakup 1 juta sertifikat halal, tetapi telah mencapai 7 juta,” kata Syakur dalam diskusi Kamisan CSED, dikutip Sabtu (12/7/2025).

Permintaan untuk kerja sama sertifikasi juga terus mengalir dari negara lain. Saat ini, terdapat 90 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), termasuk 28 LPH internasional dari 33 negara yang ingin terdaftar secara resmi di Indonesia.

Wakil Presiden RI ke-13, Prof KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya prosedur teknis perdagangan, tetapi juga alat ideologis dan perlindungan bagi umat.

“Label halal harus menjadi pelindung bagi umat, bukan alat bagi negara produsen lain. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar, kita harus menjadi produsen utama,” tegas Ma’ruf.

Selama enam tahun terakhir, ekspor produk halal Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata 7,08 persen per tahun. Per Januari 2025, pertumbuhan ini tercatat sebesar 9,16 persen secara tahunan. Produk makanan dan minuman masih mendominasi ekspor halal Indonesia dengan kontribusi lebih dari 80 persen, diikuti oleh produk farmasi, tekstil, dan kosmetik.

Namun, potensi pertumbuhan ini menghadapi tantangan eksternal. Ketegangan geopolitik dan kebijakan proteksionis, terutama dari Amerika Serikat, mulai menghambat arus perdagangan bebas. Sebagai salah satu mitra utama ekspor halal Indonesia, AS telah meningkatkan tarif impor yang dapat menurunkan daya saing produk domestik.

Ma’ruf menilai daya tahan produk halal Indonesia cukup kuat. Namun, diperlukan strategi penguatan diplomasi dan kebijakan ekspor yang agresif agar pelaku usaha nasional dapat meningkat di pasar global.

Menurut laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025, Indonesia masih berada di peringkat keempat sebagai konsumen produk halal dunia. Dari sisi produsen, Indonesia belum masuk dalam tiga besar. Posisi teratas masih ditempati oleh Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Di sektor makanan halal, Indonesia memang naik ke posisi kedua dunia dari sisi permintaan. Namun dari sisi ekspor dan ekosistem industri, Indonesia masih tertinggal karena dominasi produk luar negeri di pasar domestik.

SGIE juga mencatat bahwa kontribusi sektor Halal Value Chain (HVC) terhadap PDB Indonesia baru mencapai 25,4 persen, meskipun tumbuh 2,45 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan pentingnya percepatan hilirisasi dan industrialisasi halal agar Indonesia tidak lagi hanya menjadi konsumen terbesar.

Prof Ma’ruf mengingatkan bahwa transformasi menuju produsen utama tidak bisa dilakukan setengah hati. “Kita harus mendorong kebijakan yang mempercepat industrialisasi halal, termasuk mendukung pelaku UMKM halal agar terhubung dengan ekspor dan pembiayaan syariah,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Lebih dari 3.000 Peserta Ramaikan Turnamen Domino Menpora Cup 2025, Dito: Diharapkan Mampu Hilangkan Perjudian
Next: Lulusan S1 Melamar Jadi Petugas Kebersihan di Jakarta, Pramono: Kami Tak Membedakan SD atau Sarjana

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.