Tiga Pilihan Pengembalian Patuna Travel Setelah Visa Furoda Tidak Diterbitkan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kerajaan Arab Saudi tidak mengeluarkan visa haji furoda untuk tahun ini. Apa saja langkah yang diambil oleh biro perjalanan haji menanggapi hal ini?
Direktur Utama Patuna Travel, Syam Resfiadi, mengungkapkan bahwa satu minggu sebelum keputusan Saudi untuk tidak menerbitkan visa furoda, pihaknya sudah mengirimkan pemberitahuan mengenai kemungkinan visa tidak akan diterbitkan. Hal ini disebabkan oleh indikator-indikator yang berbeda dari tahun 2023/2024 sebelumnya.
“Kami sudah mempersiapkannya agar tidak terlalu berharap,” ungkap Syam Resfiadi dalam pesan singkat kepada BERITA TERBARU INDONESIA, Senin (2/6/2025).
Patuna Travel menawarkan tiga pilihan terkait pengembalian dana:
1. Pengembalian dana penuh tanpa pemotongan.
2. Sebagian dana dikembalikan dan sebagian lainnya menjadi uang muka untuk Haji Khusus.
3. Seluruh dana tetap disimpan oleh kami dan akan dihitung saat keberangkatan apakah terdapat sisa atau kekurangan dari paket yang dipilih oleh jamaah.
Syam tidak menampik bahwa calon jamaah merasa kecewa karena tidak bisa berangkat. Namun, sejak awal Patuna tidak menjanjikan visa furoda akan diterbitkan karena hal ini sepenuhnya adalah wewenang Saudi.
“Kami memahami kekecewaan jamaah, namun kami selalu menegaskan bahwa tidak ada jaminan visa akan keluar. Dengan demikian, saat visa tidak keluar, mereka dapat meredam kekecewaan tanpa rasa marah,” ujar Syam.
Visa Furoda adalah salah satu dari beberapa jenis visa non-kuota yang tidak dialokasikan secara resmi oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia. Selain Furoda, terdapat juga visa Mujamalah (kehormatan) dan Direct Hajj yang diurus melalui situs resmi Nusuk. Namun, untuk jalur Direct Hajj, Indonesia belum termasuk negara yang dilayani.
