Prancis Siap Ambil Bagian dalam Operasi untuk Melindungi Israel
BERITA TERBARU INDONESIA, PARIS — Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa Prancis akan berpartisipasi dalam operasi untuk melindungi dan membela Israel dengan mempertimbangkan ‘asetnya’.
‘Saya telah menyatakan kesiapan kami untuk ini,’ ujar Macron, Jumat (15/6/2025).
- Israel Serang Iran, Pakistan Ungkap Dampak Jika Negara Muslim tak Bersatu
- Takut Dibom, Israel Tutup Ladang Gas, Iran Bombardir Sampai Israel Menyesal
- Prediksi dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Auckland City di Piala Dunia Antarklub 2025
Namun, dia menegaskan bahwa Prancis tidak akan terlibat dalam operasi yang bersifat menyerang.
‘Menghadapi risiko besar destabilisasi bagi seluruh kawasan, Prancis menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin guna menghindari eskalasi,’ tambahnya.
‘Isu terkait program nuklir Iran adalah masalah serius, masalah eksistensial. Masalah ini harus diselesaikan melalui negosiasi,’ kata Macron lebih lanjut.
Ia mengungkapkan penyesalan karena Iran tidak menanggapi serius usulan AS tentang izin pengayaan uranium tingkat rendah yang terbatas.
‘Saya katakan dengan sangat jelas: Iran mengembangkan senjata nuklir berisiko mengancam kawasan Timur Tengah, Eropa, dan lebih luas lagi, stabilitas kita bersama. Kita tidak dapat hidup di dunia di mana Iran memiliki bom atom, karena itu adalah ancaman eksistensial dan ancaman terhadap keamanan kita,’ jelasnya.
Macron menekankan bahwa dia tidak terlibat dalam operasi Israel baru-baru ini maupun perencanaannya.
‘Apa yang terjadi dalam beberapa jam terakhir tidak boleh mengalihkan perhatian kita dari perlunya menetapkan gencatan senjata permanen di Gaza, disertai dengan pembebasan semua sandera dan bantuan kemanusiaan besar-besaran kepada penduduk Palestina yang menjadi sasaran blokade kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan,’ ungkap Presiden Prancis tersebut.
