Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • politik
  • Babel Meminta Pengembalian Tujuh Pulaunya
  • politik

Babel Meminta Pengembalian Tujuh Pulaunya

Siti Nurhaliza Juni 16, 2025
babel-juga-minta-tujuh-pulaunya-dikembalikan

Babel Meminta Pengembalian Tujuh Pulaunya

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Mantan ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Emron Pangkapi, menjelaskan bahwa selain masyarakat Aceh yang menuntut pengembalian empat pulau mereka, masyarakat Babel juga merasa dirugikan oleh Permendagri dan menginginkan tujuh pulau mereka dikembalikan.

“Babel juga mengalami pencaplokan terhadap tujuh pulau di kawasan Pekajang yang berbatasan dengan Kepulauan Riau,” ungkap Emron dalam pesan tertulisnya pada Senin (16/6/2025).

Menurut Emron, sebelumnya ketujuh pulau tersebut adalah bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. Setelah pembentukan Provinsi Kep. Babel berdasarkan UU No. 27 Tahun 2000, kawasan Pekajang otomatis masuk ke dalam wilayah Provinsi Kep. Babel.

“Lampiran peta daerah yang merupakan bagian integral dari Undang-undang secara jelas menunjukkan Pulau Tujuh masuk ke dalam wilayah Babel,” tegas Emron Pangkapi.

Kawasan Pekajang yang dikenal sebagai Pulau Tujuh ini berada di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, terletak di bagian utara yang berbatasan dengan laut Kabupaten Lingga Kepri.

Pulau Tujuh lebih dekat dengan Pulau Bangka. Baik dari segi administratif maupun aktivitas ekonomi, masyarakat nelayan lebih terarah ke Pulau Bangka. Dari daratan Pulau Bangka (Belinyu), pulau tersebut dapat ditempuh dalam waktu 5 jam dengan perahu nelayan, sementara dari daratan Pulau Lingga/Singkep memerlukan waktu 9 jam.

Sebelum diambil alih oleh Kepulauan Riau, semua KTP dan administrasi dikeluarkan oleh pemerintah Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka. Bahkan, Camat Belinyu pada tahun 90-an, Sofyan Rebuin, secara rutin mengunjungi wilayah tersebut. Dari tujuh pulau di gugusan Pekajang, hanya satu yang berpenghuni sementara lainnya hanya dijadikan tempat istirahat nelayan. Kawasan ini juga dikenal sebagai pemasok utama Siput Gonggong, makanan laut khas Bangka yang diproduksi secara turun-temurun hingga kini.

Emron menjelaskan bahwa ketika DPR RI membahas RUU mengenai Babel dan sekaligus RUU pembentukan Provinsi Kepri, masalah perbatasan ini sudah dibahas tuntas oleh Pansus kedua RUU tersebut. Kebetulan pembahasan RUU kedua provinsi dilakukan bersamaan pada tahun 2000. Namun, RUU Babel selesai lebih cepat dan disahkan pada 21 November 2000, sementara Kepri tertunda hingga tahun 2002 karena adanya penolakan dari Provinsi induk Riau serta DPOD.

Menurut Emron Pangkapi, yang juga mantan Koordinator Badan Pekerja Pembentukan Provinsi Babel, kekisruhan terjadi setelah UU tentang Pembentukan Kabupaten Lingga yang mencantumkan batas daerahnya dengan laut Bangka disahkan.

Kemudian oleh Kemendagri pada tahun 2022, Pulau Tujuh dimasukkan dalam kode daerah Kabupaten Lingga. “Seperti halnya Aceh, penetapan batas wilayah ini diduga hasil negosiasi, bukan berdasarkan ketentuan undang-undang,” ujarnya.

Beberapa kali tim dari Babel mempersoalkannya ke Kemendagri, namun tidak mendapatkan tanggapan yang memadai. Tokoh Babel yang juga mantan Anggota MPR RI ini berharap Presiden Prabowo segera mengembalikan empat pulau milik Aceh dan tujuh pulau milik Kep. Babel.

Continue Reading

Previous: Peluncuran MTQH ke-39 di Kabupaten Bandung, KDM: Waktu untuk Menghidupkan Nilai-Nilai Alquran
Next: Ferrari Raih Kemenangan di Le Mans 24 Jam 2025 Bersama Mobil Satelit #83 AF Corse

Related News

kunjungan-balasan-presiden-peru-dina-boluarte-akan-bertemu-prabowo-di-istana
  • politik

Kunjungan Resmi, Presiden Peru Dina Boluarte Bertemu Prabowo di Istana

Maya Lestari Agustus 11, 2025
setelah-ingin-caplok-gaza-kini-israel-hendak-gulingkan-otoritas-palestina
  • politik

Setelah Berniat Caplok Gaza, Kini Israel Ingin Gulingkan Otoritas Palestina

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
prabowo-indonesia-butuh-pertahanan-kuat-di-tengah-gejolak-global
  • politik

Prabowo: Pentingnya Pertahanan Tangguh untuk Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.