Pramono Anggap 55 Ton Sampah di Bantargebang Sebagai Sumber Daya Baru
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa teknologi insinerator yang dapat memproses sampah menjadi energi listrik dapat menjadi solusi efektif untuk pengelolaan sampah. Hal ini sangat relevan mengingat banyaknya sampah yang terkumpul di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.
Pramono menyatakan bahwa sampah yang menumpuk selama ini bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti listrik, yang tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan adanya teknologi ini, penumpukan sampah yang mencapai 55 ton di Bantargebang bisa diubah menjadi sumber daya yang menguntungkan bagi kota dan warganya.
Pramono juga menambahkan bahwa upaya ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap penyediaan energi terbarukan. Dengan demikian, pengelolaan sampah di Jakarta dapat menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
