Malaysia Mengimbau Warganya untuk Tinggalkan Iran
BERITA TERBARU INDONESIA, KUALA LUMPUR — Pemerintah Malaysia mengeluarkan imbauan kepada warga negaranya yang saat ini masih berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta pada hari Selasa, menyusul meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.
“Melihat situasi yang semakin memburuk, semua warga Malaysia yang saat ini berada di Iran sangat dianjurkan untuk segera meninggalkan negara tersebut dengan segala cara yang memungkinkan,” demikian bunyi pernyataan dari Wisma Putra (sebutan untuk Kementerian Luar Negeri Malaysia).
Wisma Putra menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri Malaysia, melalui Kedutaan Besar Malaysia di Teheran, terus memantau situasi keamanan di Republik Islam Iran dengan seksama.
Langkah-langkah ini diperkuat setelah tindakan agresi oleh rezim Israel terhadap Iran pada 13 Juni, yang secara signifikan meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
Wisma Putra memandang situasi yang ada saat ini sangat tidak stabil dan dapat memburuk setiap saat tanpa peringatan.
“Keselamatan dan kesejahteraan warga Malaysia tetap menjadi prioritas utama kementerian. Saat ini, Kedutaan Besar terus berkomunikasi dengan semua warga Malaysia yang terdaftar di Iran,” jelas pernyataan tersebut.
Saat ini, semua warga Malaysia dinyatakan dalam kondisi aman dan telah diberi saran untuk meninggalkan negara tersebut tanpa penundaan.
Kedutaan Besar akan terus memberikan bantuan konsuler yang diperlukan untuk memfasilitasi keberangkatan mereka.
Wisma Putra meminta warga Malaysia untuk menghubungi kedutaan di Teheran jika menghadapi keadaan darurat.
