Insiden Kapal Terjadi Lagi, Komisi V DPR Minta Evaluasi SOP Pelayaran di Indonesia
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Insiden kecelakaan kapal penumpang di Indonesia terus berulang. Terbaru, Kapal Motor (KM) Barcelona V mengalami kebakaran di perairan Talise, Sulawesi Utara, dan lima orang telah dipastikan meninggal dunia.
“Kami sangat prihatin dengan terus terjadinya kecelakaan kapal penumpang akhir-akhir ini. Belum selesai masalah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kini KM Barcelona terbakar di perairan Talise yang juga memakan korban jiwa. Kami berharap ada langkah konkret dari Kementerian Perhubungan untuk menjamin kelayakan kapal penumpang di Indonesia,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda dalam keterangannya, Senin (21/7/2025).
- Korban KM Barcelona VA Telah Ditemukan, Proses Pendataan Masih Berlangsung
- Seluruh Penumpang KM Barcelona VA Ditemukan, Kemenhub Pastikan Penanganan Optimal
- Begini Kronologis Kebakaran Kapal KMP Barcelona di Perairan Sulut
KM Barcelona V yang melayani rute pelayaran Manado-Tahuna dengan tujuan Manado terbakar pada Ahad (20/7/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah penumpang terlihat melompat menggunakan pelampung setelah melihat bagian atas KM Barcelona V mengeluarkan api dan asap hitam tebal.
Huda menegaskan, terus berulangnya kecelakaan kapal penumpang di Indonesia harus menjadi perhatian serius Kementerian Perhubungan. Apalagi, berdasarkan data yang ada hampir 90 persen kecelakaan kapal di Indonesia dipicu oleh faktor kelalaian manusia.
“Artinya, jika ada pengawasan ketat dari pihak berwenang maka potensi kecelakaan fatal yang dapat merenggut nyawa manusia bisa ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, bentuk kelalaian manusia pemicu kecelakaan kapal mulai dari kurangnya pemeliharaan mesin, kelebihan muatan, hingga tidak diperhitungkannya stabilitas muatan. Maka penting dilakukan evaluasi terhadap standar prosedur operasional (SOP) pelayaran di Indonesia.
