Serangan Mematikan Al-Qassam, Dua Sasaran Utama, dan Tentara Israel Berguguran
BERITA TERBARU INDONESIA, TEL AVIV— Militer Israel melaporkan bahwa seorang tentara cadangan dari batalyon ke-550 mengalami luka berat dalam pertempuran di bagian selatan Jalur Gaza pada Sabtu (25/4/2025).
Dalam waktu 24 jam, media Israel mengonfirmasi bahwa dua tentara Israel tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka di Jalur Gaza.
- Israel Dihantam Kebakaran Besar, Saat Api dan Angin Menjadi Pasukan Allah SWT
- Suriah Menangkap Pejuang Palestina, Dina Sulaeman: Ungkap Siapa Sebenarnya HTS
- Babe Haikal Curhat Dibully di Media Sosial Gara-gara Temuan 9 Produk Mengandung Babi
Abu Ubaidah, juru bicara militer Brigade Al-Qassam, mengonfirmasi bahwa para pejuang Al-Qassam terlibat dalam pertempuran heroik, mengepung ketat dan menunggu musuh untuk menimpakan hukuman mati kepada mereka.
Radio Militer Israel melaporkan bahwa tiga tentara terluka, satu di antaranya parah, saat sebuah RPG ditembakkan ke arah mereka di Tel al-Sultan, Rafah.
Sumber-sumber Israel melaporkan bahwa satu tentara tewas dan lima lainnya luka-luka, satu di antaranya serius, dalam insiden keamanan di Gaza selatan.
Media Israel mengonfirmasi evakuasi empat tentara dan perwira yang terluka dari Jalur Gaza, tiga di antaranya dalam kondisi serius.
Menurut media Israel, seorang tentara tewas dalam pertempuran di Tel al-Sultan, Rafah, tanpa menjelaskan bagaimana ia tewas.
Berita dari Israel juga mengonfirmasi bahwa helikopter militer yang membawa tentara yang terluka mendarat di Rumah Sakit Eicheloff, Tel Aviv.
Sebelumnya, berita Israel mengonfirmasi bahwa helikopter mengevakuasi tentara yang terluka dalam insiden keamanan di Jalur Gaza.
Beberapa berita mengonfirmasi bahwa seorang tentara terluka parah dalam insiden keamanan yang masih berlangsung di Gaza selatan.
Meski terdapat laporan yang saling bertentangan tentang misi pasukan Israel yang tewas dan terluka, media Israel melaporkan bahwa tentara yang menjadi sasaran di Gaza selatan adalah anggota Pasukan Penjaga Perbatasan Israel.
Koresponden Aljazeera menyampaikan bahwa helikopter Israel saat ini sedang mengevakuasi tentara yang terluka di Rafah, Gaza selatan, sementara artileri Israel menargetkan Rafah di utara.
BACA JUGA: Video Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Serangan Yahudi, dan Kemarahan Dunia Islam
Di sisi lain, media Israel mengatakan bahwa salah satu tentara terluka di lingkungan Shujaiya, Kota Gaza, menandakan operasi perlawanan kedua dalam beberapa jam terakhir di Jalur Gaza.
Dalam perkembangan lain, Channel 12 Israel melaporkan suara ledakan besar di Gaza, yang mereka katakan disebabkan oleh operasi tentara Israel di Jalur Gaza.
Militer Israel menyatakan bahwa militan menembakkan rudal anti-tank ke pasukan Brigade 401 di al-Daraj, Kota Gaza, dan berhasil dilumpuhkan, demikian pernyataan militer Israel.
