Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Politik dan Konflik
  • Kekacauan Skema Bantuan AS-Israel di Gaza, Suara Tembakan Terdengar
  • Politik dan Konflik

Kekacauan Skema Bantuan AS-Israel di Gaza, Suara Tembakan Terdengar

Agus Santoso Mei 27, 2025
skema-bantuan-as-israel-di-gaza-kacau-tembakan-terdengar

Kekacauan Skema Bantuan AS-Israel di Gaza, Suara Tembakan Terdengar

BERITA TERBARU INDONESIA,GAZA – Ribuan warga Palestina yang terdesak berkumpul di lokasi distribusi bantuan yang diorganisir oleh Israel dan AS di Rafah, selatan Gaza, Selasa (27/5/2025). Sebagaimana diperingatkan oleh PBB dan organisasi kemanusiaan, skema ini berakhir dengan kekacauan.

Pihak keamanan swasta dilaporkan kehilangan kendali atas kerumunan dan melepaskan tembakan peluru tajam. Peristiwa ini terjadi setelah rencana distribusi bantuan kemanusiaan yang didukung Israel membuka pusat tersebut lebih awal. Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang sering diperdebatkan, ditunjuk oleh Israel dan Amerika Serikat untuk mengambil alih distribusi bantuan, karena PBB dan organisasi internasional lainnya dilarang oleh Israel untuk melakukannya.

Seorang jurnalis dari Associated Press mengabarkan bahwa suara tembakan dan tank Israel terdengar pada hari Selasa ketika kerumunan besar warga Palestina berusaha mencapai pusat distribusi bantuan yang baru dibuka di Gaza selatan. Belum ada laporan mengenai korban luka.

Penembakan itu terjadi saat ratusan ribu warga Palestina melewati garis militer Israel untuk mencapai pusat distribusi yang didirikan di pinggiran Rafah oleh kelompok dukungan AS yang direncanakan Israel untuk mengambil alih distribusi makanan di Gaza.

Ini adalah hari kedua operasi di pusat tersebut. Wartawan AP, yang berada jauh dari titik distribusi, mendengar suara tembakan dan tembakan tank. Asap terlihat mengepul dari lokasi salah satu peluru menghantam. Belum ada komentar langsung dari pihak militer Israel.

Video yang memperlihatkan kejadian tersebut menunjukkan kerumunan besar orang berlarian melewati pagar yang rusak dan bergegas untuk menerima beberapa paket pertama yang dikirim di wilayah yang dikuasai Israel.

Aljazirah melaporkan dari Deir el-Balah di Gaza tengah, menyatakan terjadi ‘kekacauan total’ ketika warga Palestina di Gaza selatan bergegas menerima bantuan pertama yang memasuki wilayah yang terkepung dalam beberapa bulan. Koresponden Aljazirah mengatakan bahwa setelah warga Palestina pertama kembali ke tempat penampungan mereka dengan membawa beberapa paket makanan, lebih banyak orang mulai menuju titik distribusi bantuan di selatan.

‘Pasukan yang hadir di daerah itu menembakkan peluru tajam untuk membubarkan warga Palestina yang akan menerima makanan tersebut,’ lapor Aljazirah. Yang perlu ditekankan adalah bahwa setelah berbulan-bulan menjalani blokade total, warga Palestina ‘sangat putus asa’. ‘Mereka tidak mempunyai makanan apa pun dan ini adalah satu-satunya cara untuk memberi makan anak-anak mereka.’

Hardin Lang dari Refugees International mengatakan bahwa tidak masuk akal mengapa Israel membentuk sistem distribusi bantuan Gaza sendiri ketika PBB dan kelompok internasional lainnya memiliki pengalaman puluhan tahun. “Melakukan operasi semacam ini untuk mencegah kelaparan adalah hal yang sangat kompleks dan membutuhkan banyak logistik. Ini bukanlah sesuatu yang harus kita lakukan jika kita menyerahkan kunci pada sebuah operasi yang baru saja berjalan. Jadi jika kita mencoba memenuhi kebutuhan kemanusiaan, maka ini bukan cara yang tepat untuk melakukannya,” kata Lang kepada Aljazirah.

Dia mencatat bahwa Jake Wood, direktur eksekutif GHF, mengumumkan pengunduran dirinya karena organisasi tersebut tidak dapat mematuhi ‘prinsip-prinsip kemanusiaan, netralitas, ketidakberpihakan, dan independensi’.

Meskipun proses distribusi yang telah lama dipimpin oleh PBB memiliki 400 lokasi di seluruh Gaza, GHF hanya memiliki empat lokasi ‘mega’ untuk 2,3 juta penduduknya, kata Lang. ‘Jika tujuan dari proyek ini adalah untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan, maka pilihlah lokasi distribusi di seluruh Jalur Gaza – seperti yang telah ditetapkan oleh PBB dan komunitas kemanusiaan internasional.’

Kantor Media Pemerintah di Gaza telah mengeluarkan pernyataan mengenai kejadian di titik distribusi bantuan di Gaza selatan. Mereka menyatakan bahwa proyek Israel untuk mendistribusikan pasokan ‘di apa yang disebut ‘zona penyangga’ telah gagal total’.

‘Ribuan warga sipil yang kelaparan – yang terkepung dan terputus dari makanan dan obat-obatan oleh pendudukan selama hampir 90 hari – bergegas ke daerah-daerah ini dalam pemandangan yang memilukan yang berakhir dengan penyerbuan pusat distribusi dan penyitaan makanan karena kelaparan yang sangat parah,’ katanya.

Mereka menambahkan bahwa pasukan Israel telah merespons ‘dengan melepaskan tembakan dan melukai beberapa warga, yang jelas mencerminkan keruntuhan total jalur kemanusiaan yang diklaim oleh pendudukan Israel’.

Kantor tersebut mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah bukti kegagalan Israel dalam menangani krisis kemanusiaan yang ‘sengaja diciptakan melalui kebijakan kelaparan, pengepungan, dan pemboman’. Mereka menambahkan pembentukan ‘ghetto penyangga’ untuk mendistribusikan bantuan terbatas ‘di bawah ancaman kematian, peluru, dan kelaparan tidak menunjukkan niat yang tulus untuk mengatasi krisis ini’.

‘Sebaliknya, ini merupakan strategi politik yang diperhitungkan untuk melanggengkan kelaparan, menghancurkan masyarakat Palestina, dan menerapkan jalur kemanusiaan yang dipolitisasi demi kepentingan agenda keamanan dan militer pendudukan.’

Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS mengakui mereka telah kehilangan kendali. Jumlah orang yang mencari bantuan di tempat distribusinya begitu besar sehingga mereka harus mundur agar orang-orang dapat ‘mengambil bantuan dengan aman dan menghilang’ dan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Mereka mengklaim, ‘Warga Gaza mengalami penundaan beberapa jam dalam mengakses situs tersebut karena blokade yang diberlakukan oleh Hamas’.

Yayasan tersebut mengatakan sejauh ini mereka telah mendistribusikan sekitar 8.000 kotak makanan, dengan total 462.000 porsi makanan. Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen. Suasana kacau terjadi ketika ribuan orang yang putus asa menyerbu lokasi tersebut setelah hampir tiga bulan blokade bantuan total oleh Israel dan kelaparan massal.

Continue Reading

Previous: Mantan Dirut AP II Ditunjuk Sebagai Wadirut Telkom, Prioritaskan Kedaulatan Digital Nasional
Next: Tiga Dekade Garda Oto: Inovasi Berkelanjutan di Dunia Asuransi Kendaraan

Related News

israel-bunuh-perempuan-gaza-setiap-jam-selama-genosida-tahanan-diperkosa-dan-dilecehkan
  • Politik dan Konflik

Israel Tewaskan Wanita Gaza Setiap Jam Selama Konflik, Tahanan Diperkosa dan Dilecehkan

Andi Pratama Juli 20, 2025
geng-bentukan-shin-bet-abu-shabab-bandar-narkoba-yang-ditugaskan-curi-bantuan-di-gaza
  • Politik dan Konflik

Kelompok Abu Shabab: Bandar Narkoba yang Beroperasi di Gaza

Rizky Maulana Juli 7, 2025
mer-c-kami-menolak-diam-atas-syahidnya-dr-marwan-al-sultan
  • Politik dan Konflik

MER-C: Kami Tidak Akan Diam atas Gugurnya Dr Marwan al-Sultan

Intan Permatasari Juli 3, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.