Ormas Mirip Preman Menjadi Sorotan, Komandan Kopassus Berikan Tanggapan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD Mayjen TNI Djon Afriandi menyatakan bahwa kelompok oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban harus ditindak tegas.
Danjen Kopassus menegaskan bahwa ormas dan premanisme adalah dua hal yang berbeda dan harus dijaga agar tidak saling bercampur. Namun, aktivitas kelompok ormas yang menjurus pada tindakan premanisme perlu dilawan.
Mayjen TNI Djon menambahkan, “Nanti ada tugasnya polisi, kemudian akan melibatkan masyarakat untuk bisa melawan karena itu memang tidak baik,” setelah ia membuka acara Hari Gembira yang dihadiri 4.000 anak-anak di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta, pada hari Sabtu.
Mayjen TNI Djon menjelaskan bahwa tidak semua ormas saat ini berisikan preman. Begitu pula, tidak semua preman menjadi bagian dari ormas. Jika ormas-ormas melakukan kegiatan positif dan mendukung pemerintah, maka keberadaan mereka akan memberikan manfaat.
