Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama
  • Etika Jamaah Haji Saat Kembali ke Tanah Air
  • Agama

Etika Jamaah Haji Saat Kembali ke Tanah Air

Maya Lestari Mei 4, 2025
adab-jamaah-haji-saat-pulang-ke-tanah-air

Etika Jamaah Haji Saat Kembali ke Tanah Air

BERITA TERBARU INDONESIA, DEPOK — Jamaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci dianjurkan untuk menyediakan hidangan bagi tamu yang datang berkunjung. Ini merupakan salah satu contoh yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW.

Sebuah riwayat mencatat bahwa ketika beliau kembali ke Madinah, beliau menyembelih unta atau seekor lembu. (HR Bukhari).

Contoh Lain dari Rasulullah

KH Mohamad Hidayat dalam bukunya Petunjuk Lengkap Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umroh menjelaskan bahwa tindakan ini dapat membangkitkan suasana kegembiraan setelah bepergian. Inilah yang dilakukan oleh Salafus Shalih ketika mereka pulang dari perjalanan.

Pahala yang diperoleh oleh jamaah haji atau umroh bergantung pada seberapa besar komitmen mereka terhadap etika ini. Semakin tinggi komitmen mereka, semakin besar pula pahala yang diperoleh dari menyajikan hidangan bagi tamu.

Jika komitmen rendah, maka balasan kebaikannya pun rendah, katanya.

Memberi Hadiah dan Oleh-oleh

Memberikan hadiah dan oleh-oleh kepada keluarga, kerabat, tetangga, dan teman sesuai kemampuan juga merupakan tindakan mulia. Hal ini bisa menciptakan suasana bahagia dan menghibur keluarga serta kerabat setelah lama berpisah.

Ini juga dapat menumbuhkan rasa cinta, kasih sayang, dan keakraban sehingga menghilangkan kebencian dan dendam, katanya.

Fadhl bin Sahl Rahimahullah pernah berkata bahwa tidak ada yang dapat mengubah kebencian menjadi keridhoan, kekerasan menjadi kelembutan, permusuhan menjadi hilang, simpati menjadi datang, dan yang ditakuti menjadi terhindarkan, selain dengan memberikan hadiah.

Menurut KH Mohamad, jamaah haji yang pulang dengan tangan kosong bisa membuat keluarganya kecewa. Seorang penyair berkata:

Jamaah haji tampak tidak dekat dengan kami, mereka datang tanpa membawa sebatang siwak atau terompah, tanpa memberikan sebatang kayu Arab ataupun apapun untuk anak-anak.

Hadiah yang diberikan kepada anak-anak dan keluarga sebaiknya sama rata, tanpa ada yang diistimewakan, katanya.

Continue Reading

Previous: Merasakan Nikmatnya Kuliner Tradisional di Tengah Hutan Jati Kudus
Next: Polisi Selidiki Kasus Predator Seks di Jepara dengan Olah TKP di Kos dan Hotel

Related News

berapa-banyak-emas-yang-akan-muncul-dari-sungai-eufrat-sampai-rasulullah-saw-peringatkan-umatnya
  • Agama

Jumlah Emas yang Akan Muncul dari Sungai Eufrat dan Peringatan Rasulullah SAW

Maya Lestari Agustus 12, 2025
  • Agama

Menentukan Makna Hidup: Kebahagiaan Dunia atau Akhirat? Pemikiran dari Buya Hamka

Andi Pratama Agustus 12, 2025
kisah-syahidnya-yasir-dan-sumayyah
  • Agama

Kisah Pengorbanan Yasir dan Sumayyah

Andi Pratama Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.