Mampukah Pawai Global Menuju Gaza Sukses Setelah Armada Madleen Dihentikan?
BERITA TERBARU INDONESIA, KAIRO — Ribuan aktivis, pembela hak asasi manusia, dan warga dari berbagai belahan dunia telah bergabung dalam Pawai Global menuju Gaza yang bertujuan untuk menembus blokade Israel yang sedang berlangsung. Konvoi ini juga menuntut diakhirinya konflik yang menghancurkan di wilayah padat penduduk di Palestina.
Menurut para penyelenggara, aksi ini tidak bermuatan politik dan merupakan upaya terakhir untuk menanggapi krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, Palestina.
Meskipun para peserta tidak berencana memasuki Jalur Gaza secara paksa, aksi ini dianggap perlu setelah pemerintah dan badan internasional tidak berhasil menghentikan serangan Israel atau mengurangi blokade.
Lebih dari 1.000 orang telah bergabung dalam aksi yang dipimpin oleh Tunisia, dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya negara yang terlibat.
Para peserta akan berkumpul di Kairo pada Kamis, kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus menuju Al-Arish pada Jumat, di mana pawai sejauh 48 kilometer menuju Rafah akan dimulai.
Setelah mencapai Rafah, mereka berencana melakukan aksi damai selama tiga hari sebelum kembali ke Kairo pada tanggal 19 Juni 2025.
Aksi ini juga terkait dengan Konvoi Sumud yang diorganisasikan oleh Koordinasi Aksi Bersama untuk Palestina.
