Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Bandung Kota Paling Macet, Polisi: Sampah, Pasar Tumpah, dan Parkir Liar Jadi Penyebab Utama
  • Berita

Bandung Kota Paling Macet, Polisi: Sampah, Pasar Tumpah, dan Parkir Liar Jadi Penyebab Utama

Rizky Maulana Juli 15, 2025
bandung-kota-termacet-polisi-sampah-menumpuk-pasar-tumpah-hingga-parkir-liar-jadi-biang-keladi

Bandung Kota Paling Macet, Polisi: Sampah, Pasar Tumpah, dan Parkir Liar Jadi Penyebab Utama

BERITA TERBARU INDONESIA, BANDUNG — Kota Bandung menjadi perhatian publik karena dinobatkan sebagai kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengidentifikasi beberapa alasan utama kemacetan yang terjadi di Bandung. Menurut pihak kepolisian, keberadaan pasar tumpah, sampah yang menumpuk di bahu jalan, dan parkir liar menjadi faktor penyumbang kemacetan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat Kombes Pol Dodi Darjanto menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang melaksanakan operasi patuh Lodaya tahun 2025 yang berlangsung dari 14 Juli hingga 27 Juli. Operasi ini menargetkan berbagai pelanggaran seperti melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm dan sabuk pengaman, serta pelanggaran lainnya.

Di Bandung, sebanyak 522 personel polisi dikerahkan untuk mengawasi arus lalu lintas dan keselamatan pada 19 titik ruas jalan di kota tersebut. Diharapkan, dalam waktu 14 hari mendatang, akan terjadi peningkatan kualitas keselamatan dan penurunan angka kecelakaan.

“Arus yang sebelumnya tersendat diharapkan bisa menjadi lebih lancar. Ada beberapa kegiatan yang dioptimalkan, salah satunya adalah peningkatan kapasitas ruas jalan,” ungkapnya pada Selasa (15/7/2025).

Dodi juga menyebutkan bahwa gangguan pada ruas jalan terjadi akibat beberapa faktor, seperti pasar tumpah. Ia meminta agar kepala pasar dapat menertibkan pasar tumpah agar lebih terorganisir dan tidak merambah ke bahu jalan.

Ia juga menyoroti sampah yang terdapat di badan jalan. Menurut Dodi, adanya sampah di badan jalan sangat membahayakan dan mengurangi kapasitas jalan.

“Sampah-sampah yang ada di depan pasar seringkali menggunakan badan jalan. Penggunaan badan jalan untuk membuang sampah sangat berbahaya dan mengurangi kapasitas jalan,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: IHSG Naik, Ini Sektor Pendorongnya
Next: Piala Presiden 2025: Fenomena Flexing yang Memicu Banyak Pikiran

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.