BMKG Peringatkan Masyarakat Sumbar tentang Potensi Hujan hingga 12 Juni
BERITA TERBARU INDONESIA, PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatra Barat (Sumbar) memberi peringatan kepada masyarakat mengenai potensi hujan yang akan melanda wilayah tersebut. Diketahui bahwa hujan telah mulai turun di beberapa daerah di Sumbar dalam tiga hari terakhir dengan intensitas sedang hingga lebat, seperti di Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, dan lainnya.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang mungkin terjadi dengan kondisi cuaca saat ini,” kata Analis Pertama BMKG Sumbar, Anisa Fitroh Rizki Imami, dalam keterangan resminya di Padang, Selasa (10/6/2025).
- Ekonom: Standar Bank Dunia Terlalu Tinggi Bagi Indonesia
- Peringati Hari Kewirausahaan, BNI Dukung UMKM Naik Kelas dan Go Global
- Indonesia Maritime Week 2025 Diharapkan Mampu Bangun Konektivitas
Ia menjelaskan bahwa hujan yang terjadi di wilayah Sumbar belakangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah adanya daerah perputaran angin di sekitar Sumbar.
“Hangatnya suhu di permukaan laut di perairan barat Sumbar mendukung penambahan suplai massa udara untuk membentuk awan penyebab hujan,” jelasnya.
BMKG belum memastikan apakah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Sumbar merupakan pertanda telah masuknya musim hujan. Hal ini karena wilayah pesisir Sumbar termasuk dalam wilayah non-Zona Musim (Non ZOM), yaitu daerah-daerah dengan pola hujan rata-rata yang tidak memiliki perbedaan jelas antara musim kemarau dan hujan.
BMKG Sumbar juga telah mengeluarkan prakiraan cuaca yang akan terjadi di wilayah Sumbar dari Selasa (10/6) hingga 12 Juni 2025.
Pada Selasa malam, hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di X Koto (Tanah Datar), IV Koto Aur Malintang, Patamuan (Padang Pariaman), Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Malalak (Agam). Kemudian Pulau Punjung, Koto Besar (Dharmasraya), Sangir Batang Hari (Solok Selatan), Kinali dan sekitarnya (Pasaman Barat). Kondisi ini dapat meluas ke berbagai kawasan, termasuk Kota Padang Panjang.
Pada 11 Juni, kondisi pagi hari berawan, siang hingga sore hari berawan, malam hari cerah berawan-berawan, suhu udara 17-33 derajat Celcius, kelembaban udara 65-98 persen, dan angin bergerak dari selatan menuju barat dengan kecepatan 4-25 kilometer per jam.
Sementara pada 12 Juni, secara umum pagi hari berawan, siang berawan, malam hari cerah berawan-berawan, dini hari berawan, suhu udara 19-33 derajat Celcius, kelembaban udara 65-98 persen, dan angin bergerak dari selatan menuju barat dengan kecepatan 4-22 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika cuaca dalam kondisi hujan sedang hingga lebat.
