BNPT Tingkatkan Kerja Sama untuk Memelihara Toleransi di Sulawesi Utara
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengundang pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan sikap toleransi masyarakat Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado, beberapa waktu lalu, ia menyampaikan bahwa dalam rentang 2015 hingga 2024, Manado menjadi salah satu kota paling toleran di Indonesia, berdasarkan penelitian dari SETARA Institute.
“Ini adalah capaian yang menggembirakan namun harus terus dipelihara secara sistematis, terpadu, dan berkelanjutan agar upaya pencegahan terhadap terorisme dapat dilakukan dengan efektif,” kata Komjen Pol. Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Hal tersebut, menurutnya, selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, yang mewajibkan pemerintah untuk melakukan pencegahan.
Pembahasan serupa juga dilakukan Kepala BNPT saat bertemu Kapolda Sulawesi Utara Inspektur Jenderal Polisi Roycke Harry Langie dan Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Suhardi pada hari yang sama.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyambut baik kerja sama tersebut dan mengapresiasi komitmen BNPT dalam mendukung stabilitas keamanan di wilayahnya dari ancaman radikalisme dan terorisme.
“Saya berterima kasih kepada teman-teman BNPT yang peduli dengan wilayah kami ini,” ujar Yulius pada kesempatan yang sama.
Dengan terjalinnya koordinasi yang baik antara BNPT, pemerintah daerah, TNI, dan Polri, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara semakin kuat dalam membangun daya cegah dan daya tangkal terhadap potensi penyebaran paham radikalisme serta terus menjaga stabilitas keamanan untuk mendukung kelangsungan pembangunan daerah.
Sebelumnya, BNPT juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat berperan dalam Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Fase Kedua.
Dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Jakarta, Kamis (19/6), Kepala BNPT menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk dengan Pemprov DKI Jakarta, dalam pencegahan terorisme.
“Strategi penanggulangan sudah cukup baik, tentunya dengan semangat kolaboratif dalam penanggulangan terorisme yang didasari keikhlasan,” ungkap Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (21/6).
Dia menjelaskan bahwa kontribusi Pemprov bisa diwujudkan melalui program kerja serta implementasi dalam Rencana Aksi Daerah Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAD PE).
