Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama
  • Bukan Jumlah Hewan Qurban yang Diperhatikan Allah, Tetapi Ketakwaannya
  • Agama

Bukan Jumlah Hewan Qurban yang Diperhatikan Allah, Tetapi Ketakwaannya

Andi Pratama Mei 28, 2025
bukan-banyaknya-hewan-qurban-yang-dipandang-allah-tapi-ketaqwaannya

Bukan Jumlah Hewan Qurban yang Diperhatikan Allah, Tetapi Ketakwaannya

BERITA TERBARU INDONESIA, TAIF –Seorang ahli tafsir Alquran sekaligus pengajar di Pesantren Pasca Tahfidz Bayt Alquran-Pusat Studi Alquran, Dr. Ustaz Muhammad Ulinnuha Husnan menjelaskan bahwa dahulu kala, masyarakat Arab jahiliah melakukan penyembelihan dekat Ka’bah.

Di masa lampau, orang Arab jahiliah percaya bahwa Tuhan memerlukan daging dan darah dari hewan yang disembelih. Oleh karena itu, mereka menyembelih ternak mereka dan mempersembahkan daging serta darahnya.

Setelah hewan disembelih, mereka kemudian melumuri tubuh mereka dan juga Ka’bah dengan darah hewan tersebut. Tradisi ini berlangsung berabad-abad hingga akhirnya Nabi Muhammad SAW datang dan mengoreksi kesalahpahaman tersebut. Bahwa yang diterima Allah dari qurban adalah ketakwaan orang yang melakukannya. Sebagaimana firman Allah SWT:

Daging-daging unta dan darahnya itu tidak dapat mencapai keridhaan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (Alquran surat Al Hajj ayat 37).

“Jadi yang diterima oleh Allah bukanlah darah dari hewan yang kalian sembelih. Bukan pula daging dari hewan sembelihan kalian. Yang diterima Allah adalah ketakwaan kalian. Maka bukanlah banyaknya hewan yang kita sembelih, banyaknya daging yang kita berikan, atau darah yang kita tumpahkan, tetapi sejauh mana kita bertakwa kepada Allah SWT,” ungkap ustaz Ulinnuha Husnan dalam sesi Halaqah Tafsir Alquran yang digelar di Masjid Bayt Alquran-Pusat Studi Alquran baru-baru ini.

Lebih lanjut, ustaz Ulinnuha menyatakan bahwa ketika seseorang menyembelih hewan qurban, secara spiritual ia sedang menyembelih sifat-sifat kebinatangan yang ada dalam dirinya, seperti rakus, sombong, dan tamak. Oleh karena itu, menurut ustaz Ulinnuha, berqurban adalah manifestasi dari keimanan dan ketakwaan seseorang.

Continue Reading

Previous: Fraksi PDIP Menyampaikan Pandangan Mengenai Kebijakan Makro dan Fiskal, Berikut 5 Poin Pentingnya
Next: Unta, Sapi, Kambing: Mana yang Lebih Utama untuk Kurban?

Related News

berapa-banyak-emas-yang-akan-muncul-dari-sungai-eufrat-sampai-rasulullah-saw-peringatkan-umatnya
  • Agama

Jumlah Emas yang Akan Muncul dari Sungai Eufrat dan Peringatan Rasulullah SAW

Maya Lestari Agustus 12, 2025
  • Agama

Menentukan Makna Hidup: Kebahagiaan Dunia atau Akhirat? Pemikiran dari Buya Hamka

Andi Pratama Agustus 12, 2025
kisah-syahidnya-yasir-dan-sumayyah
  • Agama

Kisah Pengorbanan Yasir dan Sumayyah

Andi Pratama Agustus 11, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.