Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • Fraksi PDIP Menyampaikan Pandangan Mengenai Kebijakan Makro dan Fiskal, Berikut 5 Poin Pentingnya
  • Ekonomi

Fraksi PDIP Menyampaikan Pandangan Mengenai Kebijakan Makro dan Fiskal, Berikut 5 Poin Pentingnya

Dewi Anjani Mei 28, 2025
fraksi-pdip-sampaikan-pandangan-terhadap-kebijakan-makro-dan-fiskal-ini-5-poinnya

Fraksi PDIP Menyampaikan Pandangan Mengenai Kebijakan Makro dan Fiskal, Berikut 5 Poin Pentingnya

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA— Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPR RI menyampaikan pandangannya terkait Pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) tahun 2026 pada Rapat Paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Juru Bicara FPDIP DPR I Wayan Sudirta saat menyampaikan pandangan fraksi mengatakan pembahasan KEM dan PPKF merupakan bagian dari proses penyusunan Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2026.

“Hasil pembahasan ini akan menjadi panduan bagi setiap Kementerian atau Lembaga dalam penyusunan usulan anggaran tahun 2026. Oleh sebab itu, Pembahasan KEM PPKF menjadi sangat penting dalam merancang struktur, bentuk, dan isi APBN Tahun Anggaran 2026,” ujar Wayan Sudirta dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Lebih lanjut, Wayan Sudirta menyatakan bahwa terkait KEM PPKF tahun 2026, Fraksi PDI Perjuangan memiliki pandangan sebagai berikut:

Pertama, KEM PPKF tahun 2026 disusun oleh Pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan amanat UUD NRI 1945, Pasal 33; yang menekankan pentingnya peran negara dalam mengelola, mengatur, dan mengawasi sumber daya alam, kekayaan, serta sektor-sektor produksi yang penting bagi negara dan memenuhi kebutuhan hidup orang banyak.

“Peran negara dalam menerapkan Pasal 33 UUD NRI 1945 tersebut harus dapat dirumuskan dalam bentuk pengelolaan keuangan negara, termasuk APBN, yang terencana, terukur, dan transparan,” kata Wayan Sudirta.

Kedua, Fraksi PDIP berpandangan bahwa Desain Pertumbuhan Ekonomi harus didukung oleh upaya dan kebijakan sebagai berikut:

1. Desain pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah: 5,2 persen hingga 5,8 persen memberikan harapan yang baik bagi perekonomian nasional tahun 2026.

Desain ini harus didukung oleh intervensi yang dapat dilakukan oleh pemerintah melalui kebijakan-kebijakan sektoral yang ada di Kementerian/Lembaga Pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sektoral seperti Pertanian, Perikanan, Industri, Perdagangan, Pertambangan, Perkebunan, Transportasi, Perumahan, dan lainnya.

2. Pertumbuhan ekonomi tahun 2026 juga sudah memasukkan kontribusi atau eksposur BPI/Danantara dalam berperan mendorong pertumbuhan ekonomi; sebagai salah satu indikator keberhasilan BPI/Danantara.

3. Desain pertumbuhan ekonomi tahun 2026 harus menjadi pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang ditandai antara lain dengan peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan pekerjaan.

photo

Perbandingan beberapa indikator ekonomi Indonesia vs Vietnam. – (Tim Infografis)

Continue Reading

Previous: Indonesia dan Prancis Siap Teken LoI untuk Jet Rafale dan Kapal Selam Scorpene
Next: Bukan Jumlah Hewan Qurban yang Diperhatikan Allah, Tetapi Ketakwaannya

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.