Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Cina Meneliti Gletser Laut dari Udara untuk Memantau Dampak Perubahan Iklim
  • lingkungan

Cina Meneliti Gletser Laut dari Udara untuk Memantau Dampak Perubahan Iklim

Dedi Saputra Mei 7, 2025
cina-teliti-gletser-laut-dari-udara-lacak-dampak-perubahan-iklim

Cina Meneliti Gletser Laut dari Udara untuk Memantau Dampak Perubahan Iklim

BERITA TERBARU INDONESIA, BEIJING — Cina telah memulai survei udara terhadap gletser laut di Daerah Otonom Xizang guna memetakan pencairan es dan menilai dampaknya terhadap lingkungan. Survei ini dilakukan oleh Pusat Geofisika Udara dan Penginderaan Jauh Sumber Daya Alam Cina (AGRS) dengan bantuan pesawat dan helikopter sebagai bagian dari survei geologi nasional.

Titik pengamatan pertama adalah Gletser Renlongba di Kota Qamdo, yang berada pada ketinggian lebih dari 4.700 meter di atas permukaan laut.

“Gletser laut, atau gletser hangat, memiliki suhu es yang lebih tinggi dan mencair lebih cepat. Pergerakannya juga lebih aktif,” ujar Wang Shanshan, teknisi senior AGRS, seperti dikutip dari laporan media, Rabu (7/5/2025).

Survei udara dilakukan dengan pendekatan multidimensi, menggabungkan observasi dari satelit, udara, dan darat untuk memetakan distribusi, ketebalan, dan volume cadangan es. Peneliti utama AGRS, Xiong Shengqing, mengatakan bahwa data ini penting untuk memprediksi dampak pencairan es terhadap sumber daya air dan ekosistem.

“Dengan data akurat dari lapangan, kita dapat menghitung perubahan gletser secara ilmiah dan menyusun strategi menghadapi perubahan iklim,” jelas Xiong.

Gletser laut, yang merupakan sumber utama air tawar padat, juga memainkan peran penting dalam siklus hidrologi dan stabilitas iklim global. Namun, letaknya yang terpencil dan kondisi yang ekstrem menjadikan studi lapangan sangat menantang.

Xiong mengingatkan bahwa pencairan gletser dapat memicu perubahan signifikan pada keanekaragaman hayati, iklim lokal, dan permukaan laut.

Oleh karena itu, pengamatan sistematis sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan adaptasi dan mitigasi iklim.

Continue Reading

Previous: Garuda Tegaskan Tidak Ada Penghentian Operasional 15 Pesawat karena Biaya
Next: Prakiraan Cuaca Besok Tanggal 8 Mei 2025: Bandung dan Sekitarnya – Hujan Ringan

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.