Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Keluhan Warga Eretan kepada Mensos, Terkena Banjir Rob Dua Kali Sehari
  • lingkungan

Keluhan Warga Eretan kepada Mensos, Terkena Banjir Rob Dua Kali Sehari

Dewi Anjani Mei 7, 2025
curhat-warga-eretan-ke-mensos-menderita-dilanda-rob-dua-kali-sehari

Keluhan Warga Eretan kepada Mensos, Terkena Banjir Rob Dua Kali Sehari

BERITA TERBARU INDONESIA, INDRAMAYU–Banjir rob telah menjadi permasalahan yang kerap dialami oleh masyarakat di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Setiap harinya, banjir rob datang dua kali sehingga sangat mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga Blok 2 Desa Eretan Kulon, Rini, kepada Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, saat berkunjung ke permukiman warga yang sering terkena banjir rob serta meninjau perkembangan pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat, Rabu (7/5/2025). “Saya sudah lelah, tidak ingin kebanjiran lagi. Rob datang sehari dua kali,” ujar Rini.

Rini menjelaskan, banjir rob tersebut menyebabkan anak-anaknya sering mengalami gatal-gatal, batuk, dan diare. Genangan banjir rob setiap hari juga membuat daya tahan tubuh menjadi lemah. “Mudah sakit,” katanya.

Oleh karena itu, Rini merasa bersyukur karena pemerintah pusat dan daerah saat ini sedang membangun Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat. Hunian tersebut ditujukan untuk relokasi warga yang terdampak rob. “Ingin cepat pindah. (Selain kesehatan terganggu), sepeda motor juga rusak, mogok karena banjir rob,” kata Rini.

Rini menambahkan bahwa suaminya adalah seorang nelayan kecil yang melaut setiap hari. Jika hasil tangkapannya bagus, maka penghasilan suaminya bisa mencapai Rp 125 ribu per hari. Namun jika tangkapan sedang sepi, tidak ada uang yang bisa dibawa pulang.

Warga lainnya, Fatonah (47), juga mengaku lelah menghadapi banjir rob yang datang setiap hari. Bahkan, saat ini kondisi banjir rob semakin parah. “Ketinggian ombak bisa mencapai atap rumah. Barang-barang perabotan hanyut dan rusak,” katanya.

Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyatakan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat merupakan inisiatif pemerintah yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu warga meningkatkan kesejahteraan dengan menyediakan rumah layak huni.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, banjir rob semakin sering terjadi di Desa Eretan Kulon. Dari yang awalnya hanya sebulan sekali, kini terjadi setiap hari bahkan dua kali sehari. “Itulah sebabnya warga Eretan Kulon bersedia direlokasi, untuk mendapatkan tempat yang lebih layak,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Indramayu yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan perumahan nelayan tersebut. “Yang menyediakan tanah dan pengurugannya, pemerintah daerah. Yang membangun rumahnya, Kemensos. Yang membangun masjid, tempat UMKM, taman adalah Baznas. Bayar tukangnya dibantu oleh Pak Edwin (pengusaha), air bersih dibantu oleh TNI Polri,” katanya.

Gus Ipul menyebutkan, saat ini proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat sudah mencapai 90 persen. Ia menyatakan, pembangunan itu direncanakan akan selesai sepenuhnya pada Juni mendatang.

Program Kampung Nelayan Sejahtera tersebut membangun 93 unit rumah bagi warga yang terkena dampak banjir rob. Pembangunan dimulai sejak Oktober 2024. Rumah yang dibangun merupakan rumah sejahtera tipe 36 dengan luas tanah 60 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur. Pembagian nomor unit rumah telah dilakukan kepada 93 penerima bantuan.

Di kampung tersebut juga terdapat bantuan pemberdayaan usaha bagi para penghuninya seperti paket usaha olahan ikan, usaha batik ecoprint, dan bengkel las serta bantuan kearifan lokal berupa bantuan untuk sanggar tari.

Biaya pembangunan kampung ini merupakan hasil kerjasama dan kolaborasi antara Kemensos RI, Pemkab Indramayu, Baznas, dan PT Unitras Pertama, dengan total biaya keseluruhan sebesar Rp 23.181.271.000.

Continue Reading

Previous: Bea Cukai dan Kepolisian Bongkar Sindikat Penyelundupan Vape Berisi Zat Terlarang
Next: Presiden Prabowo Undang Bill Gates Tinjau Pelaksanaan Program MBG

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.