Cyber University Tingkatkan CLP Bersama Bank Raya, Mahasiswa Lebih Siap Hadapi Dunia Kerja
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Cyber University menegaskan kembali posisinya sebagai The First Fintech University di Indonesia melalui pertemuan strategis dengan Divisi Human Capital PT Bank Raya Indonesia. Acara ini berlangsung pada Rabu (4/6/2025) di kantor pusat Bank Raya.
Tujuan dari pertemuan ini adalah membahas potensi kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia, program magang, serta kerja sama pendidikan dan riset antara institusi pendidikan dan industri perbankan digital.
Dari pihak Bank Raya, hadir Kepala Divisi Human Capital, Yuyus Susdiana, bersama Kepala Bagian HC, Nabila Qolby, serta tim internal. Di sisi lain, Cyber University diwakili oleh Rektor Gunawan Witjaksono, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Agus Trihandoyo, dan para ketua program studi.
Agenda utama pertemuan ini adalah pelaksanaan dan penguatan Company Learning Program (CLP), inisiatif unggulan Cyber University yang merupakan bagian dari model pendidikan 3+1. Dalam program CLP, mahasiswa menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun penuh di dunia industri.
“CLP bukan sekadar program magang. Ini adalah transformasi cara belajar yang menggabungkan keunggulan akademik dengan pengalaman nyata di industri,” kata Agus dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa CLP memberikan manfaat tiga arah. Pertama memperkuat keterampilan mahasiswa, kedua memudahkan industri menjaring talenta digital siap kerja, dan terakhir menempatkan universitas sebagai institusi pendidikan yang relevan dan kontekstual terhadap kebutuhan zaman.
Antusiasme juga disampaikan oleh pihak Bank Raya. Kepala Divisi HC Yuyus Susdiana mengatakan visi Cyber University sangat sejalan dengan arah transformasi digital yang sedang dibangun oleh perusahaan.
“Kami melihat CLP sebagai solusi konkret untuk menjembatani dunia kampus dan industri, terutama dalam membangun kapabilitas digital yang kompetitif,” ujarnya.
Diskusi berlanjut ke pembahasan teknis seperti pemetaan posisi kerja peserta CLP, rencana integrasi konten industri ke dalam kurikulum, dan peluang kunjungan industri secara berkala.
Ketua Program Studi Digital Entrepreneur, Zaenal Arief juga memberikan pandangannya dalam forum diskusi tersebut.
“Fintech adalah ruang masa depan yang membutuhkan entrepreneur digital yang agile dan kreatif. Melalui CLP, mahasiswa kami dapat belajar langsung dari ekosistem fintech sesungguhnya, seperti yang dibangun Bank Raya,” kata Zaenal.
Sebagai penutup pertemuan, kedua institusi sepakat untuk segera melanjutkan kolaborasi ini dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Rektor Cyber University dan Kadiv HC Bank Raya di lokasi yang sama.
Melalui sinergi dengan industri strategis seperti PT Bank Raya Indonesia, Cyber University memandang transformasi pendidikan tinggi menuju ekosistem yang siap industri bukan lagi sekadar wacana.
