Daur Ulang Sampah Bisa Jadi Sumber Keuntungan, Ini Kata Ahli dari IWIP
BERITA TERBARU INDONESIA, HALMAHERA — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) telah mengadopsi sistem pengolahan sampah yang terintegrasi dan ramah lingkungan untuk mengurangi emisi, mendaur ulang limbah, dan menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan industri dan tambang.
Deputy Manager Environmental IWIP, Yofi Safutra, menyatakan bahwa perusahaan telah membangun insinerator untuk pengolahan limbah yang terintegrasi.
Menurut Yofi, konsultan pengelolaan limbah telah melakukan analisis mendalam terhadap karakteristik sampah yang dihasilkan di area industri milik IWIP.
Temuan dari analisis tersebut digunakan sebagai dasar untuk merancang prototipe insinerator, melalui serangkaian studi komprehensif yang dilakukan bersama ahli pengelolaan sampah.
“Kami melakukan beberapa kajian untuk pembuatan insinerator ini melalui analisis yang mendalam dengan para ahli pengelolaan sampah yang sudah melakukan kajian di beberapa TPA di Indonesia,” ujar Yofi dalam kunjungan media di Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada hari Senin.
Dia menambahkan bahwa pihaknya berupaya menjaga agar emisi dari pembakaran insinerator tetap berada di bawah ambang batas yang telah ditetapkan untuk melindungi lingkungan dari pencemaran.
Lebih lanjut, Yofi menyatakan bahwa IWIP diwajibkan untuk melaporkan emisi pembakaran limbah secara rutin kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui laporan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL).
“Jadi cerobong ini, wet scrubber kami sudah memiliki izin. Titik penataan yang telah dilaporkan ke KLH sekarang. Setiap semester kami melapor ke KLH melalui laporan RKL-RPL,” ucapnya.
