Presiden Prabowo Menyumbangkan Delapan Sapi Kurban untuk DIY, Rata-rata Berat Lebih dari 800 Kilogram
BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Menjelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriyah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menerima delapan ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Syam Arjayanti, menyebutkan bahwa jumlah delapan sapi dari Presiden RI ini adalah yang terbanyak sejauh ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, sapi yang diberikan presiden hanya beberapa ekor saja.
Sapi-sapi tersebut akan disembelih, dan setiap kabupaten/kota di DIY akan mendapatkan bagiannya masing-masing.
“(Sumbangan hewan kurban dari Presiden ini) yang terbanyak sejauh ini. Alokasi ketentuannya adalah satu untuk provinsi, satu untuk Kota Yogyakarta, masing-masing kabupaten mendapatkan satu. Ditambah Istana Kepresidenan Yogyakarta mendapatkan dua. Totalnya delapan sapi,” kata Syam, Minggu (18/5/2025).
Syam menjelaskan bahwa pengadaan sapi kurban dari presiden dilakukan melalui serangkaian proses yang diawasi oleh tim. Jika sebelumnya Sekretariat Kepresidenan yang meninjau langsung sapi-sapi tersebut, kini peninjauan diserahkan kepada daerah.
Pemerintah di masing-masing kabupaten/kota diberi kewenangan untuk menseleksi dan memilih, kemudian hasil dari proses tersebut dilaporkan kepada tim kepresidenan.
Selain harus sehat menurut hasil tes laboratorium, salah satu syarat lainnya adalah sapi harus memiliki berat minimal 800 kilogram. Syam tidak menampik bahwa delapan sapi itu juga berasal dari peternak di DIY dengan jenis yang beragam.
“(Peninjauannya) diserahkan kepada kabupaten untuk memilih sesuai kriteria dan negosiasi harga diserahkan kepada masing-masing kabupaten/kota, yang kemudian videonya dikirimkan ke kepresidenan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syam menuturkan bahwa sapi-sapi yang terpilih sebagai sapi kurban bantuan presiden akan dikarantina untuk memastikan kesehatannya hingga hari Idul Adha. Pihaknya juga telah bekerja sama dengan Balai Besar Veteriner Wates untuk melakukan pemeriksaan laboratorium guna memastikan kesehatan sapi bantuan presiden.
“Jadi, sapi-sapi itu dikarantina oleh peternaknya. Kami membatasi interaksi dari pengunjung agar tidak masuk ke area sapi bantuan presiden tersebut, benar-benar menjaga kesehatannya hingga hari H,” jelasnya.
Anom Terpilih Jadi Hewan Kurban Persembahan Prabowo
Anom, seekor sapi Peranakan Ongole (PO) milik Agus Basuki, warga Kalurahan Segoroyoso, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, menjadi salah satu sapi kurban yang dipilih oleh Presiden Prabowo. Agus mengaku ini adalah pertama kalinya ia ikut dalam seleksi hewan kurban presiden.
Awalnya, Agus tidak berniat menjual Anom, namun setelah mendapat saran dari dokter hewan setempat, ia memutuskan untuk mendaftarkan sapi tersebut ke dalam proses seleksi.
“Proses seleksinya sekitar dua minggu lebih. Alhamdulillah, sapi ini lolos kriteria dan dinyatakan sehat untuk kurban Presiden Prabowo,” ujar Agus.
Agus bercerita bahwa selama ini Anom dirawat dengan cara yang sama seperti hewan ternak lainnya. Ia memang sangat memperhatikan kebersihan dan nutrisi semua hewan ternaknya, termasuk rutin memberikan vitamin.
