Empat Penyuluh Agama Islam dari Sumsel Nominasi PAI Award 2025
BERITA TERBARU INDONESIA, PALEMBANG — Empat penyuluh agama Islam (PAI) dari Sumatera Selatan berhasil menjadi nomine atau peserta unggulan untuk meraih PAI Award Tahun 2025 dalam empat kategori yang berbeda.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, di Palembang menyatakan bahwa keempat penyuluh tersebut akan mengikuti seleksi Tahap II di Jakarta pada bulan Agustus mendatang.
Empat penyuluh yang akan mewakili Sumsel di Tahap II adalah Hujjatul Balegha dari Kemenag Kota Prabumulih pada kategori Peningkatan Literasi Al-Quran, Faik Rahimi dari Kemenag OKU Timur pada kategori Pendampingan Hukum, Apriyani dari Kemenag Kota Pagaralam pada kategori Metode Penyuluhan Baru, dan Amrullah Pandu Setiawan dari Kemenag Kota Palembang pada kategori Anti Korupsi.
“Mari kita bersama-sama berdoa agar mereka dapat tampil optimal di Tahap II nanti. Yang terpenting, persiapkan fisik dan mental dengan baik agar dapat menampilkan performa terbaik,” ujar Syafitri Irwan.
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sumsel, Evi Zurfiana Azom, menjelaskan bahwa pada seleksi Tahap I di Bogor pada 03-05 Juli lalu, Sumsel mengirim sembilan penyuluh terbaik dalam sembilan kategori penilaian. Kategori tersebut meliputi Peningkatan Literasi Al-Quran, Pendampingan Kelompok Rentan, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Pendampingan Hukum, Pelestarian Lingkungan, Metode Penyuluhan Baru, Penguatan Moderasi Beragama, dan Anti Korupsi.
“Pada setiap kategori, panitia dari Ditjen Bimas Islam memilih 10 peserta terbaik yang berhak mengikuti seleksi tahap II. Alhamdulillah, ada empat penyuluh agama Islam dari Sumsel yang masuk nomine,” katanya.
Menurutnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pada seleksi Tahap II ini. Pertama, penyuluh agama wajib hadir langsung di Jakarta. Mereka juga harus mengunggah dokumen presentasi berupa PowerPoint dan atau video serta dokumen presentasi lainnya pada aplikasi Penyuluh Agama Islam Award paling lambat 31 Juli 2025.
“Kami meminta para penyuluh yang masuk Tahap II untuk mempersiapkan diri dan melengkapi dokumen yang diminta secepat mungkin. Insya Allah, kami siap mendukung,” ujarnya.
