Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Agama dan Kepercayaan
  • Negara-Negara Barat Non-Muslim Menduduki Peringkat Tertinggi Indeks Keislaman, Apakah Mereka ‘Lebih Islami’?
  • Agama dan Kepercayaan

Negara-Negara Barat Non-Muslim Menduduki Peringkat Tertinggi Indeks Keislaman, Apakah Mereka ‘Lebih Islami’?

Agus Santoso Juli 3, 2025
negara-negara-barat-non-muslim-ini-justru-tertinggi-indeks-keislamannya-mereka-lebih-islami

Negara-Negara Barat Non-Muslim Menduduki Peringkat Tertinggi Indeks Keislaman, Apakah Mereka ‘Lebih Islami’?

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA— Temuan yang menempatkan negara-negara Barat non-Muslim pada posisi tertinggi dalam indeks keislaman mungkin tidak mengejutkan bagi sebagian orang, terutama mengingat pernyataan Muhammad Abduh saat mengunjungi Eropa. Menurut Islamicity Foundation yang berpusat di Amerika Serikat, indeks keislaman 2024 menempatkan Irlandia di posisi teratas, diikuti oleh Islandia, Selandia Baru, Denmark, dan Belanda.

Abduh pernah berkata, “Saya pergi ke Barat dan melihat Islam, tetapi tidak ada Muslim; saya kembali ke Timur dan melihat Muslim, tetapi tidak ada Islam.”

Temuan ini juga mengungkapkan bahwa negara-negara seperti Suriah, Sudan, Afghanistan, Chad, dan Republik Demokratik Kongo memiliki kinerja terburuk pada indeks 2024, sama seperti di tahun 2022.

Para penulis indeks menyatakan, “Kami percaya bahwa indeks ini adalah alat yang berguna untuk memulai dan mempertahankan program reformasi yang sangat dibutuhkan di negara-negara Muslim dengan menyoroti area yang berhasil dan yang perlu perbaikan.”

Sejak 2015, Islamicity Foundation telah secara rutin menerbitkan indeks ini untuk menilai seberapa dekat negara-negara mematuhi prinsip-prinsip Islam dalam bidang-bidang seperti tata kelola, keadilan, kesetaraan ekonomi, dan martabat manusia, tanpa terfokus pada ritual keagamaan.

Indeks ini dibagi menjadi empat kategori utama: Islam ekonomi, yang mengevaluasi peluang ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan perpajakan yang adil; Islam hukum dan tata kelola, yang menilai supremasi hukum, akuntabilitas, dan upaya antikorupsi; Islam hak asasi manusia dan politik, yang mencakup kebebasan, kesetaraan, dan perlindungan hak-hak individu; serta Islam hubungan internasional, yang mengkaji komitmen negara terhadap keadilan dan perdamaian dalam urusan global.

Menariknya, Amerika Serikat mengalami penurunan dari posisi ke-29 menjadi ke-39 dalam indeks ini.

Continue Reading

Previous: Autentikasi Rutin: Pastikan Hak Pensiun Anda Aman!
Next: Polda Jatim Turun Tangan Cari 61 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang Hilang

Related News

empat-penyuluh-agama-islam-sumsel-masuk-nomine-peraih-pai-award-2025
  • Agama dan Kepercayaan

Empat Penyuluh Agama Islam dari Sumsel Nominasi PAI Award 2025

Agus Haryanto Juli 17, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.