Erick Thohir: BSI Kini Miliki Izin Prinsip untuk Ekspansi ke Arab Saudi
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa PT Bank Syariah Indonesia (BSI) berhasil mendapatkan izin prinsip untuk membuka cabang di Arab Saudi pada April 2025. Erick menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Kementerian BUMN dalam menerapkan RPJMN yang sesuai dengan Undang-Undang BUMN terbaru.
“Ini adalah hasil dari upaya yang telah kami lakukan selama hampir 1 tahun 8 bulan. Setelah sukses membuka cabang di Dubai, kini alhamdulillah kita mendapatkan izin prinsip di Saudi, khususnya di Jeddah,” ujar Erick dalam konferensi pers bersama Plt Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Erick menjelaskan bahwa BSI akan segera melengkapi sejumlah persyaratan yang diperlukan setelah mendapatkan izin prinsip tersebut. Ia berharap proses ini tidak memakan waktu lama agar layanan BSI di Arab Saudi dapat segera beroperasi.
“Semoga dalam waktu setahun ke depan, kita bisa membuka cabang di sana, yang artinya kita dapat mendorong peningkatan usaha B to B (BSI),” tambah Erick.
Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa Kementerian BUMN dan Danantara juga berupaya meningkatkan kolaborasi dari sisi people to people antara masyarakat Indonesia dan Arab Saudi. Ia menyoroti potensi besar Indonesia dengan jumlah jamaah haji dan umrah yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Kita tahu jumlah jamaah haji dan umrah terus meningkat, dan dengan peresmian terminal 2F oleh Presiden Prabowo Subianto, kita melihat antusiasme yang sangat positif,” lanjut Erick.
Erick menambahkan bahwa kehadiran terminal khusus haji dan umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperkuat ekosistem haji dan umrah. Ia menyebutkan bahwa perputaran ekonomi untuk layanan tersebut di Indonesia mencapai Rp 29 triliun, sementara transaksi jamaah Indonesia di Arab Saudi mencapai Rp 23 triliun.
“Salah satu inovasi kemarin adalah borderless antara haji Indonesia dengan imigrasi Saudi yang kini langsung diurus di sini, sehingga sebagian transaksi bisa dilakukan di sini,” ujar Erick.
Erick menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang mendorong agar transaksi digital para jamaah haji dan umrah dapat dilakukan di dalam negeri. Ia berharap kehadiran kantor cabang BSI di Arab Saudi dapat semakin memperkuat layanan serta memudahkan para jamaah Indonesia.
“Ini sesuai dengan keinginan Presiden bahwa sebagian pembayaran digital bisa mulai dialihkan ke negara kita,” ucap Erick.
