Gaya Jabat Tangan Erdogan dan Macron Menjadi Sorotan, Apa yang Terjadi?
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang beredar di media sosial menimbulkan perhatian besar.
Rekaman tersebut menampilkan jabat tangan yang tidak biasa antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, selama kehadiran mereka dalam KTT keenam Komunitas Politik Eropa yang berlangsung di ibu kota Albania, Tirana.
- 7 Negara Eropa Ini Kompak Bela Gaza: Kami Tidak Akan Tinggal Diam
- Studi Terbaru NASA Ungkap Prediksi Waktu ‘Kiamat’ di Bumi, Bagaimana Jawaban Alquran?
- Meski Berkelit, Temuan Ini Buktikan Adanya Ekspor Senjata Inggris ke Israel Senilai Rp 2 T
Video tersebut memperlihatkan Macron menyapa dan menepuk tangan Erdogan yang sedang duduk. Namun, Presiden Turki tersebut dengan kuat meraih jari rekannya dari Prancis dan menahannya selama beberapa detik sebelum melepaskannya, yang memicu berbagai interpretasi di kalangan aktivis mengenai arti dari tindakan ini.
Selama momen ini, dua penerjemah menemani kedua presiden untuk menerjemahkan percakapan mereka, sementara Erdogan tampak bertekad memegang jari Macron erat-erat sebelum akhirnya melepaskannya.
Adegan yang menarik perhatian ini memicu banjir komentar di media sosial. Beberapa pengguna menilai insiden tersebut mungkin mengandung pesan diplomatik yang tersirat.
Sementara yang lain menganggapnya sebagai momen aneh yang tertangkap kamera pada saat yang sensitif.
BACA JUGA: Negara Islam yang Ditakuti Israel Ini Peringkat ke-4 Hasil Tes IQ Tertinggi Dunia
Beberapa pengguna menyatakan bahwa gestur ini mungkin mencerminkan dominasi Erdogan atas Macron. Sebagai tanggapan, Macron meletakkan tangannya di atas tangan Erdogan, dalam salah satu trik bahasa tubuh yang dikenal untuk menunjukkan superioritas psikologis.
Erdogan menunjukkan siapa bosnya kepada Macron dengan cara memegang jarinya.
