Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Gus Baha Bertemu Menag, Berikan Pesan agar Tim Tafsir Alquran Kemenag Berhati-Hati
  • Berita

Gus Baha Bertemu Menag, Berikan Pesan agar Tim Tafsir Alquran Kemenag Berhati-Hati

Maya Lestari Juli 15, 2025
gus-baha-temui-menag-titip-pesan-agar-tim-tafsir-alquran-kemenag-hati-hati

Gus Baha Bertemu Menag, Berikan Pesan agar Tim Tafsir Alquran Kemenag Berhati-Hati

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar menggelar pertemuan dengan tim penyempurnaan tahap kedua tafsir Alquran Kementerian Agama (Kemenag) yang terdiri dari para ahli dan ulama, termasuk KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), di Kantor Kemenag, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (14/7/2025).

Upaya penyempurnaan ini dilakukan untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap Alquran. Di ruang lobi kantor Kemenag, Prof Nasaruddin dan Gus Baha tampak berbincang santai mengenai berbagai isu tafsir Alquran dan persoalan keagamaan terkini. Gus Baha juga memberikan pesan agar tim penyempurnaan berhati-hati dalam memberikan penafsiran terhadap Alquran.

“Pesan saya kepada tim penyempurnaan tafsir (Alquran) Kemenag, karena mewakili negara tentu harus berhati-hati,” ujar Gus Baha kepada BERITA TERBARU INDONESIA saat berbincang di lokasi.

Selain itu, Gus Baha menjelaskan pentingnya prinsip kehati-hatian karena masyarakat Indonesia akan merujuk kepada tafsir Alquran Kemenag ketika terjadi perbedaan pendapat. “Fakta bahwa beberapa penafsiran yang beredar di Indonesia ketika ada banyak perbedaan tentu orang akan merujuk ke Kemenag,” jelasnya.

“Jadi saya mohon tim lebih berhati-hati, lebih menjaga validitas data, autentik, dan komprehensif,” tambah Gus Baha.

Sementara itu, Nasaruddin menekankan kepada tim penyempurnaan Alquran agar menafsirkan ayat-ayat Qauniyah (Fenomena alam semesta) dengan bahasa yang mudah dimengerti. “Ayat-ayat Qauniyah sebisa mungkin harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan harus merujuk pada para pakarnya,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini.

Continue Reading

Previous: Tahun 2025 Menjadi Penyelenggaraan Haji Terakhir, Ini Harapan Menteri Agama untuk BPH
Next: Kejagung: Tiga Staf Khusus Nadiem Mungkin Jadi Tersangka

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.