Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • HNW Anjurkan Penambahan Kuota Haji Indonesia Tahun Depan
  • Berita

HNW Anjurkan Penambahan Kuota Haji Indonesia Tahun Depan

Dewi Anjani Juli 17, 2025
hnw-dorong-penambahan-kuota-haji-ri-tahun-depan

HNW Dorong Penambahan Kuota Haji RI Tahun Depan

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mengimbau pemerintah untuk memperjuangkan peningkatan kuota haji bagi Indonesia, terutama untuk mengatasi kendala lama masa tunggu ibadah haji yang saat ini sangat panjang.

Menurut Hidayat, Pemerintah Indonesia perlu memperjuangkan agar kuota haji dihitung dengan metode dua banding seribu, bukan satu banding seribu, mengingat jumlah penduduk Muslim serta fasilitas haji yang telah berkembang pesat saat ini.

“Jika ini bisa diperjuangkan oleh pemerintah kita hingga mencapai dua banding seribu, ini akan mengurangi masa tunggu yang sangat panjang,” ungkap Hidayat saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi kelompok terpumpun tentang penyelenggaraan ibadah haji di Jakarta, Selasa (16/7/2025).

Kuota Haji Indonesia saat ini mengikuti keputusan KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tahun 1987 di Amman, Yordania, yakni 1 per 1.000 dari jumlah penduduk Muslim setiap negara, yang tiap tahunnya ditetapkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Hidayat menyampaikan, dengan jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang mencapai 245 juta, seharusnya kuota jamaah haji dari Indonesia adalah 245.000, bukan hanya 221.000 seperti yang ditetapkan pada Haji 2025 lalu.

“Satu banding seribu seharusnya berarti kuota jamaah haji Indonesia bukan hanya 221 ribu, karena jumlah umat Islam di Indonesia sudah lebih dari 245 juta dari total 280 juta penduduk. Maka, kuotanya seharusnya adalah 245 ribu, bukan sebagai tambahan, tetapi sebagai hak jamaah haji Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hidayat menyarankan agar Pemerintah Indonesia dapat melobi Pemerintah Arab Saudi mengenai kuota haji dengan mempertimbangkan bahwa penghitungan 1 banding 1.000 sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

“Penghitungan satu banding seribu itu adalah angka yang sudah kuno. Ketika diputuskan pada tahun 1987, jumlah umat Islam belum sebanyak sekarang. Jumlah jamaah yang memenuhi syarat juga belum sebanyak sekarang,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Israel Siapkan Pencaplokan Penuh Masjid Ibrahimi di Hebron
Next: Peran Teluk Bayur dalam Penguatan Komitmen K3 oleh PTP Nonpetikemas

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.