Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Hobi Pamer Barang Tapi Dompet Kosong? Ketahui Cara Hindari Gagal Bayar Pinjaman Online
  • Berita

Hobi Pamer Barang Tapi Dompet Kosong? Ketahui Cara Hindari Gagal Bayar Pinjaman Online

Agus Haryanto Juli 17, 2025
hobi-flexing-tapi-kantong-boncos-pelajari-kiat-hindari-gagal-bayar-pinjol

Hobi Pamer Barang Tapi Dompet Kosong? Ketahui Cara Hindari Gagal Bayar Pinjaman Online

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dr Laily Dwi Arsyianti, seorang pakar ekonomi dari IPB University, menyoroti maraknya kasus gagal bayar pinjaman online (pinjol) belakangan ini. Ia menjelaskan bahwa fenomena gagal bayar ini tidak hanya disebabkan oleh masalah ekonomi semata, namun lebih banyak dipengaruhi oleh perilaku konsumtif masyarakat yang semakin meningkat.

“Fenomena gagal bayar ini mencerminkan meningkatnya penggunaan pinjol yang tidak lagi berdasarkan kebutuhan mendesak atau produktif, melainkan untuk memenuhi gaya hidup dan mengikuti tren sosial,” ujarnya dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikutip pada Kamis (17/7/2025).

Beberapa orang bahkan memaksakan diri untuk membeli barang-barang seperti ponsel terbaru, meskipun kondisi keuangan tidak mendukung. Ini menunjukkan bahwa pinjaman mulai digunakan untuk kepentingan konsumtif, bukan lagi sebagai solusi keuangan saat darurat.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2025 menunjukkan total pinjaman fintech peer-to-peer (P2P) lending yang belum terbayar mencapai Rp 79,96 triliun, dengan tingkat wanprestasi atau TWP90 sebesar 2,77 persen. Dr Laily mengingatkan bahwa utang pinjol tidak akan hilang, malah bunganya dapat terus bertambah.

“Semua riwayat kredit tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), dan jika tidak dibayar dalam waktu 180 hari, akan berstatus kredit macet,” katanya.

Menurutnya, status kredit macet ini akan menyulitkan seseorang dalam pengajuan pinjaman penting di masa depan, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit kendaraan, atau kartu kredit. Dr Laily juga mengingatkan, penyedia pinjol memiliki berbagai cara untuk menagih utang, termasuk mengakses data pribadi peminjam.

Continue Reading

Previous: Dari Kurdi hingga Druze, Strategi Israel Mengacaukan dengan Minoritas
Next: Amikom dan Disnaker Sleman Gelar Career Fair 2025 dengan 30 Perusahaan untuk Jobseeker

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.