Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Ketegangan Meningkat: Pakistan Ancam Balasan Kepada India
  • Berita

Ketegangan Meningkat: Pakistan Ancam Balasan Kepada India

Agus Santoso Mei 7, 2025
india-kirim-rudal-pakistan-murka-siap-beri-balasan-setimpal

Ketegangan Meningkat: Pakistan Ancam Balasan Kepada India

BERITA TERBARU INDONESIA, ISLAMABAD — Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengeluarkan pernyataan terkait serangan yang dilakukan India ke wilayah Pakistan. Dia menegaskan bahwa Pakistan siap memberikan ‘balasan setimpal’ atas serangan yang menghantam beberapa kota di Pakistan dengan rudal.

Sharif menyebut tindakan India sebagai ‘serangan pengecut’ dan ‘tindakan perang’. “Bangsa Pakistan dan angkatan bersenjatanya sangat tahu bagaimana menghadapi musuh,” ujar Sharif dalam pernyataan resmi pada Rabu (7/5/2025).

“Musuh tidak akan dibiarkan mencapai tujuan jahatnya,” tambahnya.

India mengakui telah melancarkan serangan rudal yang menargetkan sembilan lokasi di Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan. Juru bicara militer Pakistan, Letjen Ahmed Sharif Chaudhry, menyatakan bahwa India menembakkan rudal ke Bahawalpur, Muridke, Bagh, Muzaffarabad, dan Kotli dari wilayah udaranya sendiri.

Eskalasi ketegangan antara dua negara tetangga bersenjata nuklir ini terjadi setelah serangan pada 22 April di Pahalgam, Kashmir India, yang menewaskan 26 orang. India menuduh Pakistan berada di balik serangan tersebut dengan keterlibatan lintas batas, namun Pakistan membantah tuduhan tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut serangan India sebagai ‘tindakan perang yang tidak beralasan dan terang-terangan’ yang melanggar kedaulatan Pakistan. “Situasi masih terus berkembang. Pakistan berhak menentukan waktu dan tempat untuk membalas, sesuai dengan Pasal-51 Piagam PBB dan hukum internasional,” kata kementerian itu. Sementara itu, otoritas Punjab di Pakistan, yang berbatasan dengan India, telah mengumumkan keadaan darurat dan memerintahkan penutupan semua lembaga pendidikan pada Rabu.

Continue Reading

Previous: Di Tengah Ketegangan, Memahami Kekuatan Nuklir Pakistan yang Bisa Menjangkau Amerika Serikat
Next: Pasar Menanti Langkah The Fed, IHSG Diprediksi Bergerak Dinamis

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.