Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Indonesia Serukan Kerjasama Global Atasi Polusi Plastik
  • lingkungan

Indonesia Serukan Kerjasama Global Atasi Polusi Plastik

Maya Lestari Mei 23, 2025
indonesia-ajak-dunia-atasi-polusi-plastik

Indonesia Serukan Kerjasama Global Atasi Polusi Plastik

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Indonesia menyerukan penyelesaian krisis polusi plastik di forum internasional. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa Indonesia tengah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis untuk dibahas dalam International Conference on Plastic Pollution (INC 5.2) yang akan diadakan pada Agustus 2025.

Konferensi tersebut bertujuan untuk merumuskan kesepakatan global dalam menangani polusi plastik yang semakin mengancam lingkungan dan kesehatan manusia. “Dua negara Eropa, Denmark dan Norwegia, telah mengundang kami untuk berdiskusi intensif. Mereka adalah pemimpin dalam isu polusi global dan memiliki bukti nyata keberhasilan kebijakan di negara mereka,” ujar Hanif dalam Konferensi Pers Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2025, Kamis (22/5/2025).

Hanif menyatakan bahwa keterlibatan Indonesia dalam forum global ini bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga membawa agenda penting untuk menjamin keadilan dalam penanganan polusi plastik. Ia menekankan perlunya prinsip common but differentiated responsibility—tanggung jawab bersama yang dibedakan berdasarkan kemampuan dan kontribusi terhadap masalah global.

“Apa kompensasi dan tanggung jawab bersama yang harus kita lakukan antara negara maju yang ekonominya bertumpu pada minyak dan gas. Minyak dan gas ini salah satu produknya adalah bahan baku plastik,” ujarnya.

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Ending Plastic Pollution, memperkuat posisi Indonesia dalam menyerukan transformasi global menuju sistem produksi dan konsumsi plastik yang lebih bertanggung jawab. Hanif menyebut, negara-negara penghasil bahan baku plastik harus berperan lebih besar dalam mendukung negara berkembang yang terdampak limbah plastik impor.

Kementerian ESDM mencatat, Indonesia masih mengimpor 40–60 persen virgin plastic karena terbatasnya produksi minyak dalam negeri. “Ini menjadi masalah serius karena plastik impor berkontribusi pada timbulan sampah harian kita,” jelas Hanif.

Walaupun sampah plastik hanya menyumbang 15 persen dari total 56,6 juta ton timbulan sampah nasional per tahun, sifatnya yang tidak terurai menyebabkan akumulasi pencemaran jangka panjang. “Plastik butuh ribuan tahun untuk terurai, sementara kita masih banyak melakukan open dumping,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahaya mikroplastik yang kini mencemari air, tanah, dan rantai makanan. “Penelitian menunjukkan hampir semua masyarakat Indonesia telah terpapar mikroplastik,” tegas Hanif.

Sebagai langkah nasional, pemerintah telah menerbitkan surat pemaksaan (forced compliance) pada April 2025 yang mewajibkan seluruh daerah menghentikan praktik open dumping dalam enam bulan.

“Kami akan melakukan pengawasan bulanan. Jika tidak dipatuhi, ada sanksi administratif hingga ancaman pidana 1 tahun penjara sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009,” katanya.

Indonesia menargetkan pengurangan sampah plastik hingga 70 persen pada 2025 dan bebas polusi plastik pada 2040. Dalam pencapaian itu, Hanif mendorong kolaborasi industri, inovasi kemasan ramah lingkungan, serta kontribusi internasional.

“Kami ingin kompensasi dan dukungan teknologi pengelolaan sampah yang adil,” ujarnya. Ia menegaskan, keberhasilan menyudahi polusi plastik tidak bisa dicapai tanpa kerja sama global.

Continue Reading

Previous: Sidang Gugatan Ijazah Jokowi di PN Sleman Ditunda Karena Intervensi
Next: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Pertamina Latih 30 UMKM Menjadi Eksportir Handal

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.